Hasil Technical Meeting EHEF 2014 – European Union

stakeholder-meeting

Berhubung sudah jam 11 malam, jadi tanpa terlalu banyak intro ini itu, hasil technical meetingnya (yang sudah bisa di-share) sbb:

1. Untuk panggung alumni di EHEF Jakarta, panggung ini tidak dikhususkan bagi alumni Erasmus+ saja.

Lokasinya ada di sebelah kiri peta (lihat floor plan https://emundus.wordpress.com/2014/11/02/mark-your-destination-ehef-floor-plan/)

Jadi, nanti akan kita pakai bersama2, bersama dengan alumni dari beasiswa dan negara lainnya (kalau ada yang mau berpartisipasi).

Karena di sisi kanan peta ada presentasi2 yang sudah terjadwal (lihat https://emundus.wordpress.com/2014/10/29/jadwal-presentasi-ehef-jakarta/), maka pembahasan topik di panggung alumni akan bersifat lebih umum dan practical, tidak spesifik mengenai suatu beasiswa tertentu.

Topik2 yang sudah diusulkan adalah sbb:

  • Cara pembuatan motivation letter
  • Bagaimana meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris (tanpa les/kursus) untuk bisa mendapatkan skor tes yang bagus
  • Sharing mengenai pengalaman hidup, studi, dan adaptasi di Eropa
  • Sharing mengenai tips mendapatkan beasiswa

Keempat topik ini durasinya 1-2 jam, dan kalau tidak ada usulan lain dari exhibitor lainnya, maka keempat topik ini akan dilaksanakan selama dua hari, dengan pembicara yang berbeda-beda, supaya bisa dapat perspektif yang lebih luas.

Jadwal detil akan menyusul kemudian.

2. Quiz untuk menyambut EHEF 2014.

Mulai Senin besok, sampai Jumat, di grup FB, kami akan menyelenggarakan quiz dengan 10 hadiah setiap harinya.

Perlu diperhatikan, bahwa hadiah hanya bisa diambil di booth Uni Eropa, di lokasi penyelenggaraan EHEF (Jakarta / Surabaya / Makassar). Tidak ada pengiriman ke alamat peserta.

Caranya:

  • Pertanyaan bisa diumumkan sewaktu2 di grup FB.
  • Penjawab pertama yang benar adalah pemenangnya.
  • Pemenang akan dihubungi melalui inbox email FB-nya, setelah quiz pada hari tsb selesai.
  • Bila tidak ada konfirmasi dalam 1×24 jam, maka hadiahnya hangus.
  • Khusus untuk quiz hari Jumat, konfirmasi dari pemenang harus diberikan sebelum jam 23.59.

Untuk Senin besok, quiz akan dimulai antara pukul 7-9 malam.

Siap2 pantau grup FB !!

Advertisements

Mark your Destination (EHEF Floor Plan) !!

Tengok floor plan EHEF sebelum datang.

Supaya sesampainya disana, sudah tahu booth yang mau dituju dimana saja letaknya.

floorplan

Jakarta: http://ehef-indonesia.org/wp-content/uploads/2014/10/EHEF2014-FloorplanwithInstitutionsList-Jakarta1.jpg

Surabaya: http://ehef-indonesia.org/wp-content/uploads/2014/10/EHEF2014-FloorplanwithInstitutionsList-Surabaya1.jpg

Makassar: http://ehef-indonesia.org/wp-content/uploads/2014/10/EHEF2014-FloorplanwithInstitutionsList-Makassar1.jpg

Kalau ingin menghadiri presentasi, be prepared at least 15 menit sebelum jamnya, karena biasanya antriannya cukup panjang. Apalagi untuk beasiswa, institusi, atau negara tertentu.

————

Jangan lupa, ada panggung alumni juga.

Saat ini kami masih menyiapkan jadwalnya dan pembicaranya.

Akan diumumkan dalam minggu ini, sebelum EHEF.

Jadi, kalau di presentasi, materinya adalah seputar pengenalan beasiswa Erasmus+, kalau di panggung alumni, materinya adalah hal-hal yang lebih practical, semisal:

  • How to start your Erasmus+ application
  • How to make a good motivation letter
  • How to survive living and studying in other countries

Dll dll..

Summary tips untuk motivation letter

Beberapa bulan lalu, saya menulis seri artikel seputar tips untuk motivation letter.
Karena masih banyak/sering ditanyakan maka berikut summary artikelnya.

Semoga menginspirasi.

Motivation Letter #1: Pertimbangkan perspektif pembacanya
Motivation Letter #2: Apakah harus 1 lembar?
Motivation Letter #3: Pertanggungjawabkan Tulisan Anda
Motivation Letter #4: How to Start
Motivation Letter #5: Buat Kerangka
Motivation Letter #6: Paragraf Pertama
Motivation Letter #7: Paragraf Pertama – Bagaimana Merangkainya
Motivation Letter #8: Berikan 1001 alasan
Motivation Letter #9: Belajar dari Tokyo Metro
Motivation Letter #10: Jangan takut “jual kecap”
Motivation Letter #11: Maksimalkan editormu
Motivation Letter #12: Sebutkan beasiswanya
Motivation Letter #13: Menjadi Seorang Pribadi yang Tangguh
Motivation Letter #14: Pro Kontra itu Wajar
Motivation Letter #15: Pengalaman Berorganisasi

Motivation

Motivation Letter #14: Pro Kontra itu Wajar

Kemarin saya mendapatkan email berikut dari seseorang:
motlet

Sebenarnya tanggapan yang berbeda-beda seperti ini adalah sangat wajar, mengingat setiap orang punya sudut pandang dan penilaian masing-masing. Dan karena motivation letter bukanlah ilmu pasti (kalau di matematika, 1+1 pasti sama dengan 2), maka tidak bisa dibilang mana yang benar.

Banyak analoginya.
Misal saja, kalau anda nonton salah satu TV reality show: MasterChef US, masakan oleh orang yang sama, bisa dinilai berbeda-beda oleh setiap juri.

Atau, ada juga sebuah analogi umum mengenai orang tipe pesimis (sisi kiri) vs optimis (sisi kanan):
screen-shot-2012-09-21-at-11-07-37-am

Jadi, pada intinya, listen to your heart and follow your gut.
Para proofreader hanya memberi masukan berdasarkan sudut pandang dan penilaian mereka.
Konsorsium yang akan mengevaluasi aplikasi anda, bisa jadi berbeda pula.

Jadi, karena ini aplikasi anda, masa depan anda, di tengah banyak persimpangan, pilihlah satu jalan yang tidak akan anda sesali di kemudian hari.

Semoga berhasil.

Bala Bantuan Datang

Setelah saya menyatakan diri “overload” karena banyaknya email yang masuk untuk proofread (refer to https://emundus.wordpress.com/2013/11/30/proofread-update-per-30-november-2/), selain mencoba menyelesaikan sebanyak mungkin, saya juga mencoba mencari alternatif lain.

Sebagai applicant, anda tentunya berharap proofread bisa selesai dalam hari yang sama, atau maksimal 2-3 hari. Tetapi kalau antriannya ada 20 email, dan saya cuma sanggup proofread 4-5 email per hari, maka butuh 4-5 hari sampai antriannya selesai.

To be noted here, seluruh kegiatan per-Erasmus Mundus-an ini dilakukan atas dasar voluntary basis. Sehari-hari, saya juga punya pekerjaan utama, yang menyita waktu sekitar 10-12 jam, belum termasuk kalau ada pekerjaan yang harus dibawa pulang.

Dan, dalam kehidupan nyata, tidaklah semudah dalam permainan/game. Dalam beberapa game, kalau anda kekurangan resource, tinggal rekrut saja orang2 tambahan untuk membantu anda. baik orang tambahan itu adalah pemain game lainnya (manusia), atau bot (mesin).

url

Pernah dengar quote “A friend in need is a friend indeed”?

Nah, terinspirasi quote tsb, saya berpikir untuk minta bantuan dari beberapa teman alumni EM yang saya kenal karena (pada masanya) kita sering sama-sama hadir meramaikan kegiatan EM.
Note: Pada masa sekarang, mereka juga sama dengan saya, sibuk dengan pekerjaan utamanya.

Anyway, per hari ini, saya sudah dapat konfirmasi dari 2 orang yang akan membantu proofread:
1. Mbak Manda (alumni ME3) untuk program ME3
2. Mbak Netta (alumni SEFOTECH nut) untuk program terkait “Food” (FIPDes, Food ID, SEFOTECH nut, EDAMUS, dan EMFOL) –> tolong yang mau minta tolong di proofread motivation letternya, agar diberi keterangan tentang persyaratan motivation letter dari EMMC ya, misal limit jumlah kata/halaman, hal-hal yang harus diceritakan dalam motivation letter, etc.

Very very grateful to have friends like them.

Jadi, kalau anda kirim proofread sehubungan program di atas, ada kemungkinan saya akan minta Mbak Manda/Mbak Netta untuk membantu proofread. Saya akan coba bantu proofread juga, kalau sudah sempat.

Menyatakan nama program yang mau di-apply dalam body email, sangat penting, karena saya bisa langsung forward-kan emailnya ke mereka.

6860880-256-k885875

Kalau ada student/alumni EM yang kebetulan membaca artikel ini, dan merasa “terpanggil”, pls inform me.

edited by ema-id Dec 15, 2013

Motivation Letter #13: Menjadi Seorang Pribadi yang Tangguh

Lama kelamaan, saya merasa hasil proofread ini sangat baik lho..
Menginspirasi saya untuk meberikan tips-tips tambahan, yang semoga bermanfaat bagi seluruh pembaca blog, untuk artikel seri Motivation Letter ini.

Chalkboard texture background with copy space
(Gambar diambil dari http://www.smoothjazznetwork.com)

Nah dalam artikel kali ini, pembahasannya mengenai menjadi pribadi yang tangguh.
Saya mengangkat topik ini karena dalam beberapa motivation letter, saya menjumpai semacam keraguan dari kalimat yang ditulis.

Supaya lebih jelas, saya akan berikan beberapa contoh di bawah ini.

“If it’s possible, I will pursue my doctorate program after finishing my master’s programme”

Saya merasa ada ketidak yakinan di kalimat ini. Saya tidak mengingkari prinsip-prinsip lain misal: pasrah, lihat kondisi, atau manusia berusaha Tuhan yang menentukan, dll. Tetapi, dalam hal menulis motivation letter, anda harus menunjukkan bahwa anda lah yang pegang kendali atas hidup anda, dalam artian anda tahu persis arah mana yang mau dituju, dan kalau hal tersebut tidak tercapai, maka anda sudah punya plan lainnya.

Jadi, untuk perbaikannya, mungkin ada 2 opsi:
1. Di-remove saja statement tsb –> saat ini kita ga usah jauh-jauh ngomong PhD, mending fokus dapetin Master saja dulu
2. Kalimatnya di-retouch sedikit untuk menghilangkan kata “possible”

“I would like to learn and apply the technology used there, because I assume that the methods used in Indonesia are not advanced enough”

Kata “assume” di sini sangat buruk. Ini salah satu kata yang harus dihindari dalam konteks kalimat seperti di atas. Assume di sini berarti anda masih belum pasti juga, yang bisa lead to the confusion bagi pembaca motivation letter (yang juga orang awam yang tidak kenal anda).

Salah satu pertanyaan yang mungkin muncul di benak pembaca adalah, apakah anda menguasai dan tahu detail mengenai bidang anda?

“I want to study in the field of XXX due to my interest and passion on it in Europe especially that links with AAA, BBB, CCC and other related courses”

Ada banyak pertanyaan yang bisa muncul di benak pembaca.
– Kenapa Eropa? (bukan Amerika atau Australia atau Singapura)
– Apakah topik AAA, BBB, CCC, hanya ada di XXX? (bukankah itu topik umum MSc bidang YYY yang juga ada di program2 lainnya?)
– Other related courses atau etc adalah kata2 yang harus dihindari dalam motivation letter, karena menandakan anda tidak tahu persis scope yang anda bicarakan

“I have read the description of the program and it is to my excitement that the courses offered in the program are simply the ones that will fulfill my need”

Nah kalimat ini kesannya high-level banget. Kalau anda ngomong, misalnya dengan bos (di pekerjaan), high-level perhaps works karena mereka memang si bos tidak perlu tahu secara detail, cukup garis besarnya saja. Namun, kalau anda ngomong “high-level” sama orang yang ngerti detail, sebaiknya jangan deh.

Sebaiknya disebutkan, nama coursenya apa, dan kenapa cocok bagi anda.

“I believe its surrounded with top quality lecturers and potential students”

Believe = percaya (seakan2 kondisinya belum nyata).
Nah sekarang, kalau anda lihat daftar pengajar program tsb, secara fakta, apakah mereka “sudah” luar biasa?
Ataukah mereka saat ini masih biasa2 saja (sehingga anda baru sampai tahap “believe”, bahwa mereka akan menjadi top quality lecturers)? (Semoga maksud kalimat saya bisa dimengerti)

Proofread: Terima kasih untuk antusiasme yang besar

Sehubungan dengan tawaran saya untuk proofread motivation letter para applicant EM 2014, antusiasmenya cukup besar, dan saya cukup kewalahan belakangan ini. Mungkin karena deadline pendaftaran yang semakin mendekat, volume email yang masuk cukup deras belakangan ini.

Refer to:
https://emundus.wordpress.com/2013/10/17/proofread-motivation-letter/
https://emundus.wordpress.com/2013/11/18/proofread-motivation-letter-butuh-hati-yang-besar/

Belum semuanya sempat saya review dan balas.
Mohon sabar menunggu.
Sebisa mungkin saya luangkan waktu setiap hari untuk bisa membantu proofread.

proofreadmotlet

Bagi beberapa orang, kalau kebetulan saya ada kenalan di program yang dituju, biasanya saya forwardkan supaya dibantu review langsung oleh alumni program tsb (dengan harapan semoga lebih tepat sasaran arahan motivation letternya).

Akhir kata, silahkan bagi yang masih mau mengirimkan proofreadnya.
Pastikan sudah baca tips2 motivation letter di blog ini sebelumnya, supaya sudah isi motivation letternya sudah lebih terarah dan lebih dekat ke sasaran.

Rekap artikel untuk motivation letter:
https://emundus.wordpress.com/2013/07/25/motivation-letter-1-pertimbangkan-perspektif-pembacanya/
https://emundus.wordpress.com/2013/07/27/motivation-letter-2-apakah-harus-1-lembar/
https://emundus.wordpress.com/2013/08/03/motivation-letter-3-pertanggungjawabkan-tulisan-anda/
https://emundus.wordpress.com/2013/08/10/motivation-letter-4-how-to-start/
https://emundus.wordpress.com/2013/11/02/motivation-letter-5-buat-kerangka/
https://emundus.wordpress.com/2013/11/02/motivation-letter-6-paragraf-pertama/
https://emundus.wordpress.com/2013/11/03/motivation-letter-7-paragraf-pertama-bagaimana-merangkainya/
https://emundus.wordpress.com/2013/11/09/motivation-letter-8-berikan-1001alasan/
https://emundus.wordpress.com/2013/11/10/motivation-letter-9-belajardari-tokyo-metro/
https://emundus.wordpress.com/2013/11/20/motivation-letter-10-jangan-takut-jual-kecap/