Surat dari Morningside Height

Saya mengenal Kristiono karena kami berkerja di tempat yang sama. Minggu lalu, dia mengundurkan diri dari perusahaan, untuk melanjutkan pendidikannya. Berikut adalah sharing dari dirinya. Petiklah pelajaran dari pengalamannya. Semoga menginspirasi !!

Tulisan aslinya ada di sini:
https://www.facebook.com/notes/kristiono-kristiono/surat-dari-morningside-height/10154674528190907?qid=6370989608353686642&mf_story_key=7947207293618612201

Salam kenal, saya Kristiono, mahasiswa program Master of Business Administration (MBA) di Columbia Business School, New York. Saya anak petani dari Lampung dan untuk kesekian kalinya saya rela berpisah sementara dari keluarga yang saya cintai demi mengejar cita-cita. Tapi walau jarak terpisah jauh, saya berkhidmat untuk berusaha lebih banyak membina komunikasi yang baik dengan keluarga, sekaligus menjalin relasi baru dengan orang-orang luar biasa yang akan saya temui dalam perjalanan ini. Melalui surat ini saya ingin berbagi tiga pelajaran penting yang saya dapatkan dalam upaya menggapai cita-cita saya berkuliah di salah satu universitas terbaik dunia.

Pertama, saya membuat peta jalan yang jelas. Peta jalan yang jelas membantu saya lebih fokus dan tidak menyia-nyiakan sumberdaya saya yang terbatas, baik itu waktu, energi, maupun keuangan. Buat saya, peta jalan bak pengejawantahan niat yang bulat. Terpatri dalam logika pikiran sadar, tertanam dalam lubuk hati, dan tertulis di sebuah catatan. Bahwasanya Kristiono, dengan seizin Tuhan, bisa lulus pendidikan MBA dari kampus bergengsi. Saya menuliskan peta jalan ini sejak tahun 2014. Jadi, membuka tahun 2017 dengan mengawali perkuliahan bukanlah awal dari sebuah cita-cita besar, tapi “sudah” separuh akhir dari sebuah perjalanan yang saya mulai sejak tiga tahun silam. I am very excited!

Kedua, saya bekerja dengan segenap kemampuan. Disamping keberuntungan, saya percaya bahwa berani punya cita-cita besar kudu dibarengi sikap siap bekerja sepenuh hati demi menggapainya. Ibarat membangun rumah, peta jalan hanyalah gambar desain di atas kertas. Perlu kerja keras nan bercucuran keringat guna mewujudkan gambar menjadi sebuah bangunan. Saya pikir Ini adalah hal yang niscaya, saya boleh punya rancang bangun hasil karya arsitek ternama, tapi tanpa kerja nyata mustahil sebuah bangunan rumah bisa berdiri. Di fase ini saya jumpai banyak sekali hambatan. Tapi di fase ini pula saya belajar bahwa hambatan apapun bisa saya lalui berbekal ketekunan, tekad, dan keluwesan dalam melakukan penyesuaian-penyesuaian di lapangan. Aplikasi MBA saya ditolak tiga universitas sebelum akhirnya diterima oleh Columbia University. Almamater Presiden Obama ini bukan merupakan universitas impian saya. Tapi ya sudahlah, ibarat pepatah, tiada rotan akar pun jadi. Toh saya tetap bisa kuliah MBA di kampus berkelas. I wrote a plan, and I expect little adjustments along the way!

Ketiga, mintakanlah pertolongan Tuhan. Saya sangat bersyukur, dalam perjalanan meraih cita-cita, saya banyak mendapatkan pertolongan Tuhan melalui orang-orang yang dengan tulus bersedia membantu saya. Pertama, dari segi biaya, mustahil bagi saya untuk bisa membayar uang kuliah MBA yang sangat mahal. Alhamdulilah, saya mendapat beasiswa LPDP dari pemerintah Indonesia. Kedua, dari sisi kualifikasi, dengan bekal IPK 3,28 dan pengalaman kerja sebagai pegawai bank, sangat beruntung saya bisa diterima program MBA di Columbia Business School (CBS). Ini tak lepas dari bantuan teman-teman dari kantor, senior di ITB, dan orang Indonesia alumni CBS yang telah dengan sangat baik hati memberikan masukan untuk memaksimalkan peluang saya diterima dalam program ini. Saya berdoa agar budi baik mereka, disiapkan balasan istimewa oleh Tuhan yang maha kuasa.

Akhir kata, saya berprinsip bahwa perbuatan yang baik tujuannya, pasti baik pula hasilnya. Jika belum mendapatkan hasil sesuai harapan, jangan patah semangat. Terus berusaha dengan ikhlas. Melangkah pelan-pelan, setiap hari kita semakin dekat dengan tujuan. Salam dari Morningside Height, New York!

Advertisements

Awardee Action 2 untuk Erasmus+ 2015

Untuk tahun 2015, cukup banyak orang Indonesia yang juga mendapatkan beasiswa E+ dari Action 2.

Secara total (data sementara, dari yang sudah dikumpulkan s/d kemarin), ada 60 orang awardee yang terdaftar baik untuk Action 1 maupun Action 2.

Note: pengumuman Action 1 sudah di-post sebelumnya di https://emundus.wordpress.com/2015/06/03/pengumuman-em-2015-action-1/

Detail untuk awardee Action 2 adalah sbb:

INTACT – 3 orang (ITB)

LOTUS UNLIMITED – 2 orang Masters Exchange (UGM)

LOTUS+ – 10 orang Bachelor Exchange, 1 orang Master Degree, 1 orang Staff Exchange (UGM)

AREAS+ – 4 orang Bachelor Exchange (UGM)

EXPERT4ASIA – 3 orang Bachelor Exchange, 1 orang Staff Exchange (Universitas Syiah Kuala)

EXPERTS SUSTAIN – 11 orang Bachelor Exchange, 1 orang Master Exchange, 2 orang Academician Exchange (Universitas Syiah Kuala)

SMARTLINK – 3 orang Bachelor Exchange, 2 orang Administrative Staff (4 dari Binus, 1 dari Surya University)

Note: Untuk Action 2, keterangan mengenai setiap program di atas bisa dimulai baca2nya dari http://bit.ly/EM-Action2

Erasmus Mundus scholarships for biology students – TROPIMUNDO – Deadline 30 November 2014

Email dari koordinator TROPIMUNDO (program Master, Action 1) ke Delegasi Uni Eropa.

***

Dear EU Delegation,

The Université libre de Bruxelles is coordinating the Erasmus Mundus TROPIMUNDO Master programme, for which the European Commission offers a certain number of scholarships for EU and non-EU students.

As we are still looking for good candidates, would it be possible for you to disseminate the information below among your contacts.

This information is of particular importance for BIOLOGY students seeking a scholarship to study abroad.

TROPIMUNDO is the first International Master in Tropical Biodiversity and Ecosystems (2 years, 120 ECTS) that allows students to delve into the interlinked ecosystems under threat by spending an entire semester in the field : tropical rainforests and woodlands, wetlands, both terrestrial and coastal such as mangrove forests, seagrass beds and coral reefs.

The European Commission provides a certain number of full Erasmus Mundus scholarships for EU and non-EU students.

Applications for 2014-2015 are now opened and the deadline for applications is 30 November 2014.

Please do not hesitate to forward the information to your colleagues, students or any other potentially interested person.

Further information on the TROPIMUNDO programme and the application procedure can be found at www.tropimundo.eu.

Very many thanks for your help and best wishes,

Prof. Dr. Farid DAHDOUH-GUEBAS

Laboratory of Systems Ecology and Resource Management
Département de Biologie des Organismes
Faculté des Sciences
Université Libre de Bruxelles – ULB
Campus de la Plaine, CPI 264/1,
Avenue F.D. Roosevelt 50, B-1050 Bruxelles, Belgium.
Tel. ++ 32 2 6502137 (Bureau O.3.204)
E-mail : fdahdouh@ulb.ac.be
URL : http://www.ulb.ac.be/sciences/biocomplexity/

*******************************************************************
Laboratory of Plant Biology and Nature Management
Department of Biology – Faculteit Wetenschappen en Bio-ingenieurswetenschappen
Vrije Universiteit Brussel – VUB
Pleinlaan 2, B-1050 Brussels, Belgium.
Tel. ++ 32 2 6293422 (Office 7F406)
Tel. ++ 32 2 6293416 (Laboratory, messages)
URL : http://www.vub.ac.be/APNA/staff/FDG/