EHEF 2016 is coming

Sebagaimana tahun2 sebelumnya, tahun ini, kembali akan diadakan European Higher Education Fair.

Ada 3 kota yang akan dituju tahun ini:

  • Yogyakarta (2 November 2016)
  • Jakarta (5-6 November 2016)
  • Surabaya (8 November 2016)

Book your schedule on those dates !!

Petunjuk lebih lengkap bisa cek di website http://ehef-indonesia.org/

EHEF visitors

Acara presentasi dan talkshow (terkait Uni Eropa) di EHEF 2014

fotoprogram-talkshow

Update terakhir per semalam:

1. Panggung alumni –> talkshow (1 jam)

Topik: Scholarship 101, yang akan membahas kombinasi dari topik-topik berikut, dengan narasumber yang berbeda-beda setiap sesinya:

  • Cara pembuatan motivation letter
  • Bagaimana meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris (tanpa les/kursus) untuk bisa mendapatkan skor tes yang bagus
  • Sharing mengenai pengalaman hidup, studi, dan adaptasi di Eropa
  • Sharing mengenai tips mendapatkan beasiswa

Dari 6 sesi yang ada, kami berhasil “mengamankan” 3 sesi dengan jadwal sbb:

Sabtu, 8 November 2014 –> 13:00-14:00

Minggu, 9 November 2014 –> 13:00-14:00

Minggu, 9 November 2014 –> 14:30-15:30

 

2. Presentasi (25 menit) –> pengenalan mengenai Uni Eropa dan beasiswa Erasmus+

Sabtu, 8 November 2014 –> 16:40-17:05

Minggu, 9 November 2014 –> 11:15-11:40

Minggu, 9 November 2014 –> 16:40-17:05

 

Untuk jadwal talkshow lainnya:

Sabtu, 8 November 2014  –> 14:30-15:30 –> DAAD

Sabtu, 8 November 2014  –> 16:00-17:00 –> Campus France – IFI

Minggu, 9 November 2014  –> 16:00-17:00 –> Nuffic Neso

Untuk jadwal presentasi lainnya, bisa refer ke:

https://emundus.wordpress.com/2014/11/05/update-jadwal-presentasi-ehef-2014-jakarta/

atau http://ehef-indonesia.org/exhibitors/presentation-schedule/

 

Datang lebih awal lebih baik karena biasanya sangat penuh sekali.
IMG_8862

Hasil Technical Meeting EHEF 2014 – European Union

stakeholder-meeting

Berhubung sudah jam 11 malam, jadi tanpa terlalu banyak intro ini itu, hasil technical meetingnya (yang sudah bisa di-share) sbb:

1. Untuk panggung alumni di EHEF Jakarta, panggung ini tidak dikhususkan bagi alumni Erasmus+ saja.

Lokasinya ada di sebelah kiri peta (lihat floor plan https://emundus.wordpress.com/2014/11/02/mark-your-destination-ehef-floor-plan/)

Jadi, nanti akan kita pakai bersama2, bersama dengan alumni dari beasiswa dan negara lainnya (kalau ada yang mau berpartisipasi).

Karena di sisi kanan peta ada presentasi2 yang sudah terjadwal (lihat https://emundus.wordpress.com/2014/10/29/jadwal-presentasi-ehef-jakarta/), maka pembahasan topik di panggung alumni akan bersifat lebih umum dan practical, tidak spesifik mengenai suatu beasiswa tertentu.

Topik2 yang sudah diusulkan adalah sbb:

  • Cara pembuatan motivation letter
  • Bagaimana meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris (tanpa les/kursus) untuk bisa mendapatkan skor tes yang bagus
  • Sharing mengenai pengalaman hidup, studi, dan adaptasi di Eropa
  • Sharing mengenai tips mendapatkan beasiswa

Keempat topik ini durasinya 1-2 jam, dan kalau tidak ada usulan lain dari exhibitor lainnya, maka keempat topik ini akan dilaksanakan selama dua hari, dengan pembicara yang berbeda-beda, supaya bisa dapat perspektif yang lebih luas.

Jadwal detil akan menyusul kemudian.

2. Quiz untuk menyambut EHEF 2014.

Mulai Senin besok, sampai Jumat, di grup FB, kami akan menyelenggarakan quiz dengan 10 hadiah setiap harinya.

Perlu diperhatikan, bahwa hadiah hanya bisa diambil di booth Uni Eropa, di lokasi penyelenggaraan EHEF (Jakarta / Surabaya / Makassar). Tidak ada pengiriman ke alamat peserta.

Caranya:

  • Pertanyaan bisa diumumkan sewaktu2 di grup FB.
  • Penjawab pertama yang benar adalah pemenangnya.
  • Pemenang akan dihubungi melalui inbox email FB-nya, setelah quiz pada hari tsb selesai.
  • Bila tidak ada konfirmasi dalam 1×24 jam, maka hadiahnya hangus.
  • Khusus untuk quiz hari Jumat, konfirmasi dari pemenang harus diberikan sebelum jam 23.59.

Untuk Senin besok, quiz akan dimulai antara pukul 7-9 malam.

Siap2 pantau grup FB !!

Mark your Destination (EHEF Floor Plan) !!

Tengok floor plan EHEF sebelum datang.

Supaya sesampainya disana, sudah tahu booth yang mau dituju dimana saja letaknya.

floorplan

Jakarta: http://ehef-indonesia.org/wp-content/uploads/2014/10/EHEF2014-FloorplanwithInstitutionsList-Jakarta1.jpg

Surabaya: http://ehef-indonesia.org/wp-content/uploads/2014/10/EHEF2014-FloorplanwithInstitutionsList-Surabaya1.jpg

Makassar: http://ehef-indonesia.org/wp-content/uploads/2014/10/EHEF2014-FloorplanwithInstitutionsList-Makassar1.jpg

Kalau ingin menghadiri presentasi, be prepared at least 15 menit sebelum jamnya, karena biasanya antriannya cukup panjang. Apalagi untuk beasiswa, institusi, atau negara tertentu.

————

Jangan lupa, ada panggung alumni juga.

Saat ini kami masih menyiapkan jadwalnya dan pembicaranya.

Akan diumumkan dalam minggu ini, sebelum EHEF.

Jadi, kalau di presentasi, materinya adalah seputar pengenalan beasiswa Erasmus+, kalau di panggung alumni, materinya adalah hal-hal yang lebih practical, semisal:

  • How to start your Erasmus+ application
  • How to make a good motivation letter
  • How to survive living and studying in other countries

Dll dll..

Sudah siapkah kita untuk Erasmus+? (refleksi dari artikel mengenai IKEA)

Minggu ini di Twitter, snapshot artikel di bawah ini sedang heboh dibahas oleh para netizen Indonesia.

Anyway, topik pembahasan saya bukan ke soal IKEAnya, bukan juga ke soal revolusi mental (seperti yang tertulis di artikel tsb). Intinya adalah mengenai “attitude” pengunjungnya.

Saya ingin mengkaitkan artikel ini dengan Erasmus+, sudah siapkah kita untuk Erasmus+? (yang intinya terkait “attitude” dari calon aplikannya)

—————-

Dalam acara Destination Europe yang saya hadiri minggu lalu, saya berada di kursi penonton.

Bagi yang belum baca liputannya, bisa cek di:

https://emundus.wordpress.com/2014/10/19/talkshow-beasiswa-di-destination-europe-2014/

https://emundus.wordpress.com/2014/10/20/talkshow-beasiswa-di-destination-europe-2014-bagian-2/

Nah, di depan saya,  ada seorang penonton lainnya yang dengan sangat serius dan bersemangat menyimak talkshow. Saking semangatnya, kadang dia bisa tiba2 gebrak meja dan berceloteh sendiri.

Misal saja ketika sang narasumber bercerita “kuliah di Eropa itu sangat menyenangkan karena …”, mendadak dia berteriak “yesss, I want thatttt”. Atau ketika sang narasumber bilang “disarankan belajar bahasa dulu …”, dia gebrak meja, lalu dengan tampang sedih berceloteh “ya gimana gue belajar bahasa, ini aja kuliah masih begini begitu …” (ngedumel).

Pada sesi pertanyaan juga, ada pengunjung yang bertanya “apa sih syaratnya supaya bisa dapat beasiswa, minimal IPK berapa, apply kemana, dll” – pertanyaan klasik yang sering sekali ditanyakan dari waktu ke waktu.

Saya berpikir, dari waktu ke waktu, pameran ke pameran, tahun ke tahun, EHEF pertama sampai EHEF kesekian di 2014 ini, bagaimana caranya bisa menggugah para calon aplikan beasiswa Erasmus+, supaya kita bisa “move on”.

“Move on” dalam artian (inginnya saya), mari kita sudahi pertanyaan-pertanyaan pemula (informasi ada di ujung jari anda, cuma butuh sedikit Googling), keluh kesah yang tidak membawa kita kemanapun, semangat semu menggebu2 yang muncul saat event lalu melempem setelahnya.. Instead, kita bergerak maju.. Letakkan angan-anganmu, mimpimu, visimu, tujuanmu, cita-citamu pada sesuatu yang lebih konkrit yang mungkin bisa membawamu meraih kuliah (dan tentunya jalan-jalan) di Eropa.

Sebab itu, di EHEF Jakarta 8-9 November nanti, yang tinggal 2 minggu lagi, selain ada presentasi dari berbagai lembaga pendidikan dan beasiswa di ruang presentasi, ada juga konsep baru yang disebut “panggung alumni”. Per saat ini, saya masih meminta dari pihak panitia untuk rancangan ruangan dan layout-nya seperti apa. Dengan harapan, panggung alumni ini bisa digunakan secara maksimal, untuk lebih berinteraksi antara calon aplikan dengan alumni, untuk hal-hal yang lebih konkrit, apakah itu pembahasan mengenai bagaimana menulis motivation letter, bagaimana survive di negeri orang, trik khusus untuk berkuliah di Eropa, maupun hal-hal lainnya.

Sebab itu, saran anda semua sangat penting supaya apa yang kami (para alumni) rancang untuk EHEF nanti bisa memenuhi kebutuhan anda.

https://emundus.wordpress.com/2014/10/20/ehef-2014-jakarta-panggung-alumni/

Selamat menikmati hari Minggu.

Follow me on twitter @emundusme

ikea

EHEF 2014 – Jakarta – Panggung Alumni

Sedikit bocoran, di EHEF 2014 mendatang, dari panitia merencanakan akan membuat yang namanya “panggung alumni”. Nah, kira2 topik apa sih yang kamu ingin untuk dibahas oleh para alumni Erasmus+?

Yang jelas, jangan introduksi mengenai Erasmus+ ya.

Infonya sudah banyak banget dimana2 (termasuk di blog ini), dan bisa dipersiapkan baca2 dari sekarang (kalau belum tahu apa itu Erasmus+).

Salah satu ide yang sudah diusulkan adalah mengenai coaching clinic untuk penulisan motivation letter.

Apa ada ide lain?

Silahkan dikomentari.

Kemana saja?

2329935244_cdc56c7689

Beberapa email masuk ke saya menanyakan kemana saja, sudah sekian lama tidak aktif menulis lagi.
Beberapa email lainnya bahkan langsung ke sasaran, dalam artian menyertakan motivation letter untuk direview.

Well, singkat cerita selama 3 bulan terakhir (Juli-September), hampir setengahnya saya gunakan untuk perjalanan sehubungan dengan pekerjaan. Dan karena perjalanannya melibatkan kunjungan ke 2 negara yang masih mengharuskan visa (dengan proses yang cukup berliku-liku) bagi pemegang paspor Indonesia, maka di bulan Juni itu, saya kejar-kejaran dengan kedutaan supaya bisa dapat visa tepat waktu (karena aplikasinya satu per satu, tidak bisa paralel).

Ada beberapa pengalaman menarik yang saya dapatkan sepanjang perjalanan tsb, dan nanti satu per satu akan di-share.

Belakangan ini saya juga berpikir untuk mengubah blog ini ke arah penggunaan domain pribadi.
Bagi anda para pembaca, seharusnya tidak berdampak.
Bagi saya, saya akan lebih punya akses dalam pengaturan blog ini.
Hal ini masih sedang dipikirkan.

Anyway, hari ini, saya hadir di acara Destination Europe 2014 yang diadakan di Balai Kartini, Jakarta.
Acara yang meriah, menarik, dengan banyak kesempatan untuk mendapatkan suvenir dan hadiah dari negara-negara Eropa.

Dalam 2-3 minggu ke depan, juga akan ada EHEF yang kali ini akan diadakan di beberapa kota.
Dari tahun ke tahun, dari pihak alumni, kita selalu berusaha untuk meningkatkan kualitas informasi yang bisa kita berikan pada saat pameran berlangsung. Tahun ini, semoga ada sesuatu yang baru yang bisa kami berikan.

Besok saya akan tulis liputan talkshow hari ini mengenai “Jalan-jalan ke Eropa secara gratis, dengan beasiswa”, dimana 6 orang penerima beasiswa berbagi cerita. Tidak hanya penerima beasiswa dari Erasmus+ (Erasmus Mundus), tetapi hadir juga penerima beasiswa dari Stuned, DAAD, Chevening, Kementerian, dan pemerintah Italia.

Bagi yang follow Facebook “Erasmus Mundus Indonesia” bisa baca 3 liputan singkat dari saya untuk Destination Europe 2014 hari ini.

Selamat malam dan selamat beristirahat.
Sekian dulu update dari saya.

[Event] EHEF 2013

Hari ini adalah hari terakhir EHEF 2013.
Bagi anda yang berada di Jakarta dan sekitarnya, segera luangkan waktu untuk datang.
Jam 11-18 only !!

Lokasinya di Hotel Sahid Jaya, Puri Agung Ballroom.

Petunjuk arah:
Kendaraan pribadi: Kalau dari arah Semanggi menuju Bundaran HI, maka posisi hotel ada di sebelah kiri, setelah Hotel Le Meridien, tetapi sebelum Gedung Da Vinci.
Busway: Koridor 1, turun di halte busway Setiabudi. Setelah turun, jalan di jembatan penyeberangan yang ke arah gedung Midplaza/Da Vinci (pasti kelihatan gedungnya). Hotel Sahid persis di sebelah Da Vinci

Banyak kemeriahan, ada face painting, perwakilan dari universitas dan negara2 Eropa, diskusi beasiswa, presentasi, dll.

Visit us in European Union booth for more info about Erasmus Mundus.

EHEF1

EHEF2

EHEF3

EHEF4

Insights from EHEF Jakarta today

Hari ini, berjaga di Booth European Union (EU) dari dimulainya EHEF pukul 11 tepat sampai kesudahannya, membuat saya sempat agak “keleleran”. Saya harus mengacungkan jempol bagi para pengunjung yang datang atas antusiasme dan kehausan mereka akan informasi. Walaupun ada kami ber-14 di booth EU, aliran pengunjung yang deras dan tanpa henti membuat kami harus bergantian untuk mengistirahatkan fisik dan pita suara, karena masih ada 1 hari lagi untuk EHEF. Walaupun, untuk besok akan ada beberapa tenaga bantuan baru yang datang untuk melayani serbuan pengunjung EHEF.

Tidak hanya suara yang habis, brosur2 yang sedianya dijatahkan untuk 2 hari, 90% sudah habis hari ini. Bagi yang sifatnya fotokopian, malam ini ada cukup waktu untuk memperbanyak material. Namun, bagi yang sifatnya cetakan, tidak mungkin melakukan pencetakan hanya dalam 1 hari. Jadi, bagi yang datang di hari kedua EHEF, jangan kecewa kalau brosur dan materi yang disediakan, mungkin, tidak sevariatif hari pertama.

Namun, pada kesempatan ini, saya ingin menekankan bahwa tujuan akhir yang diidam-idamkan oleh banyak orang, yaitu “beasiswa”, sama sekali tidak terkait apakah Anda punya banyak brosur, atau tidak punya brosur sama sekali. Statement saya ini sekaligus juga untuk meng-encourage teman-teman di lokasi selain Jakarta dan Medan, dua kota dimana EHEF diselenggarakan. Seringkali saya nyatakan dalam blog ini, bahwa untuk Erasmus Mundus, seluruh informasi tersedia di internet, dan bisa diakses oleh semua orang. Jadi, punya brosur atau tidak, kesempatan Anda untuk mendapatkan beasiswa tetaplah sama. Tinggal bagaimana kesiapan diri Anda untuk apply ke beasiswa ini.

Anyway, dalam post ini, ada beberapa hal yang saya rasa menarik untuk dibagikan ke para follower blog ini. Pendapat yang saya utarakan adalah pendapat pribadi semata dan tidak untuk menyinggung siapa pun. Scope pembicaraan adalah seputar EM Action 1, untuk program S2 EMMC dan S3 EMJD.

Ada 1 komentar (sambil ngomel) “Gimana sih Erasmus Mundus, apa2 lihat di website …”

Secara umum, syarat mungkin sama: TOEFL/IELTS, motivation letter, recommendation letter, academic transcript, dll. Tetapi, begitu ngomong specific requirement, maka akan ada beragam variasi, tergantung programnya. Program EM ada banyak, syaratnya pun berbeda-beda. Program A butuh TOEFL iBT minimal  90, program B butuh minimal 100.

Tentunya, Anda ingin mendapatkan informasi yang paling update kan? Nah, untuk hal itu, solusinya cuma 1, cek langsung di website program bersangkutan.

Apakah syarat berbeda-beda ini untuk menyusahkan applicant? Tentu tidak, simply karena setiap program membutuhkan level “keyakinan” yang berbeda-beda untuk menilai applicantnya. Karena di sisi lain, setiap penyelenggara program (konsorsium) harus mempertanggung jawabkan juga pencapaian programnya kepada EU.

Internet? Dibandingkan beberapa tahun lalu, akses internet saat ini rasanya ada dimana-mana dan mudah didapat dengan biaya yang ekonomis (paling tidak, masih ada warnet yang tarifnya 6000/jam).
Tidak suka baca softcopy? Ya tinggal di-print.

Banyak pertanyaan “apa sih tips n trik biar pasti dapat beasiswa?”

Jujur, pertanyaan ini gampang2 susah.. Kadang, bukannya kita (yang sudah pernah dapat beasiswa EM) tidak mau memberikan tips n trik, hanya saja kita juga bingung apa ya jawaban benarnya. Kalau dari sisi saya pribadi, saya cuma memberikan “my best effort” pada saat mencoba apply beasiswa.

Apa artinya best effort? Baca requirementnya, pelajari deskripsi di website. Kalau belum mengerti, coba baca lagi 3-4x. Masih belum mengerti juga, coba bertanya. Demikian pula pada saat menyiapkan dokumen, kalau scan/fotokopi, buatlah dokumen yang jelas. Kalau ada yang belum di-translate, translate-lah supaya konsorsium bisa membacanya. Kalau ada hal-hal yang membutuhkan penjelasan tambahan, lakukan itu. Karena data/prestasi berharga yang tidak diketahui oleh orang lain adalah sia-sia.

Terkait motivation letter, banyak juga yang bertanya, point apa sih yang harus ditekankan? Bagi saya, motivation letter tak ubahnya Anda sebagai seorang sales, yang ingin “menjual” diri anda dan kualifikasi anda kepada si pemberi beasiswa, supaya Andalah yang mendapatkan beasiswa tsb, bukan orang lain. Kalau mau dibilang narsis, ya bisa jadi nyerempet2 ke sana, tetapi narsislah yang bisa Anda pertanggung jawabkan, kalau2 jualan Anda dibeli oleh si pemberi beasiswa.

Banyak pertanyaan “bisa/ga sih part time  sambil kuliah?”

Nah menurut saya, ini cara pandang yang perlu diubah. Mungkin terlalu banyak dengar di media cetak, elektronik, dll, banyak mahasiswa/i Indonesia yang part-time sambil kuliah. I’m not against part-time, tetapi kalau Anda sudah sempat baca2 dan cari tahu mengenai beasiswa EM, mungkin Anda sudah tahu kalau amount beasiswanya adalah EUR 24,000/tahun. Sebuah jumlah yang cukup (sangat) besar, yang seringkali membuat iri mahasiswa/i dari beasiswa lain dan mahasiswa/i lokal. Jumlah ini harusnya cukup bagi gaya hidup seorang student.

Jangan terbuai cerita/pengalaman orang lain

Belum lama ini di milis beasiswa, ada email masuk mengenai seseorang Indonesia yang mendapatkan beasiswa EUR 3400/bulan !!! (compare dengan EM yang EUR 1000/bulan) Tetapi orang ini mengalami kesulitan bahasa dalam kuliah (padahal kuliahnya bahasa Inggris lho !!). Dan orang ini gak biasa masak dan cuci baju sendiri. Jadi, mau cari “pembantu” untuk cuci dan beres2 apartemen.

Ya, ini sih kasus langka sekali. Saya tidak bilang kalau Anda tidak bisa dapat beasiswa sebesar itu. Hanya saja, always prepare for the worst case. Janganlah menjadi penerima beasiswa yang cengeng dan manja.

Cuci baju?  Tinggal beli sabun cuci, dan gunakan mesin otomat yang banyak tersedia. Kalau malas menjemur, sekalian sewa mesin pengering.

Bahasa? Ya, untuk itulah ada TOEFL/IELTS, untuk memastikan Anda ga akan keteteran kalau kuliah dengan bahasa Inggris. Saya punya seorang teman, dia dapat beasiswa di Italia, dalam bahasa Italia, dengan jumlah beasiswa yang sangat minim (EUR 400/bulan) !! Dia berangkat ke Italia hanya bermodalkan kamus dan beberapa buku percakapan yang dia beli di Kwitang (sebelum dipindahkan), tanpa persiapan belajar bahasa.

Bayangkan apa jadinya setelah dia sampai di Italia. Bulan2 pertamanya sangat menyedihkan dan penuh tekanan. Ga ngerti materi kuliah, ga bisa ngomong bahasa Italia, uang sangat pas-pasan dan harus benar2 berhemat. Namun, sekarang? Dia sudah lulus, mendapatkan gelar S2, fasih berbahasa Italia, bekerja di Eropa, dan siap melanjutkan S3. Lihatlah kemana mimpimu dan tekadmu dapat membawamu meraih hal-hal yang mungkin sulit terbayangkan di awal, walaupun jalan kesana penuh tantangan.

Know your goal and ACT !!

Banyak orang datang ke booth hari ini, dan bilang “saya mau beasiswa S2 di bidang X, kira2 program apa / univ apa ya yang cocok untuk saya?”.. Hahaha.. seandainya dunia seindah itu.

Sebagian besar penjaga booth EU punya pandangan “no free lunch” dan bahwa kita hanya memberikan kail, bukan menyuapi dengan ikan. Dalam artian, kami selalu menyarankan “lihat websitenya, pilih programnya, baca lagi detailnya, ikuti langkah2nya, dll”. Sebab, proses2 awal ini adalah ujian awal Anda sebelum menempuh jenjang S2 dengan beasiswa.

Toh nantinya sebagai mahasiswa/i, pada saat kuliah Anda tentunya akan menjumpai tantangan2 baru, dimana Anda dituntut untuk kreatif dan bisa menemukan solusi baik untuk memecahkan tantangan Anda.

Ada juga beberapa orang tua yang sangat aktif bertanya mengenai beasiswa, sedangkan si anak hanya manggut2, tengok2 kanan kiri depan belakang, dan kelihatannya tidak interested. Agak lucu sih melihat pemandangan ini. Dalam hati saya bertanya, ini yang mau sekolah bapaknya atau anaknya ya..

Well, sudah jam 11 malam, semoga kalau ada orang2 yang membaca tulisan ini, dan besok datang ke EHEF, hindari membuat kesalahan yang sama. Dan jadilah pejuang2 beasiswa yang tangguh. Sukses untuk Anda semua.

EM Coaching Consultation 2010

Pada 24 Juli 2010 kemarin, bersamaan dengan acara pelepasan dan pembekalan (yang lazim disebut sebagai acara pre-departure) Erasmus Mundus awardee 2010 yang segera akan berangkat untuk memulai studinya di Eropa, telah dilaksanakan juga sebuah acara bagi mereka yang juga mendaftar untuk EM 2010, tetapi masih berada di daftar cadangan (reserve list). Acara ini diberi nama EM Coaching Consultation (EMCC) dan diselenggarakan atas prakarsa student dan alumni Erasmus Mundus, bekerja sama dengan Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia.

Acara yang berlangsung selama setengah hari ini (13:00-17:00) diikuti oleh 32 dari 107 nama yang terdaftar di Reserve List 2010. Dari 32 orang yang mendaftar untuk ikut serta, 3 orang berpindah ke Main List beberapa hari sebelum EMCC dilaksanakan.

Format acara ini dibuat santai melalu diskusi bebas. Peserta diizinkan untuk bertanya berbagai hal kepada student/alumni yang hadir. Mengingat jumlah EMMC yang banyak, lebih dari 100 program, memang tidak semua EMMC memiliki perwakilan yang hadir pada acara ini. Kondisi ini disiasati dengan melakukan pengelompokkan berdasarkan bidang EMMC, yang membantu peserta untuk dapat bertemu dan berdiskusi dengan student/alumni dari bidang yang sama.

Pada acara ini, diadakan juga diskusi mengenai penulisan CV dan motivation letter dengan menggunakan contoh aktual dari CV dan motivation letter yang di-share oleh para penulisnya. Dengan berbicara dengan beberapa student/alumni, diharapkan para peserta mendapatkan masukan dari berbagai sudut pandang, baik dari mereka yang satu bidang, maupun mereka yang berasal dari bidang yang lain, untuk pada akhirnya merumuskan suatu bentuk kerangka motivation letter dan CV yang cocok untuk diterapkan pada kondisi mereka masing-masing.

Melihat antusias yang sangat besar dan feedback yang positif dari peserta yang hadir, ada kemungkinan bahwa acara serupa akan diselenggarakan dalam waktu-waktu mendatang, untuk kalangan yang lebih luas atau untuk kalangan umum. Nantikan pengumumannya, di halaman utama blog ini https://emundus.wordpress.com/.

Bila anda ingin tim Erasmus Mundus datang ke universitas/event anda untuk memberi informasi mengenai beasiswa Erasmus Mundus dan peluang apa saja yang ditawarkan, silahkan hubungi kami di indoem.contact (at) gmail.com. Tidak ada biaya apapun yang akan kami kenakan pada anda. Mohon pemberitahuannya diberitahukan sesegera mungkin (minimal 1 bulan di muka untuk acara di luar Pulau Jawa).

Informasi lain: Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia akan mengadakan The 2nd European Higher Education Fair di Jakarta pada 9-10 Oktober 2010. Pada event ini, anda dapat mengunjungi booth Uni Eropa dan bertemu dengan para student/alumni EM juga mendapatkan berbagai informasi, tips, dan suvenir menarik selama pameran. Info lebih lengkap akan diberikan di blog ini dalam waktu mendatang, atau anda juga bisa melihat di http://www.ehefjakarta.org/

The story of EHEF 2009, Bangkok

Written by: Netta (SEFOTECH.NUT, 2007 EM awardee)

She will be the presenter of Erasmus Mundus in Holland Education Fair in Yogyakarta, 10 November 2009 –> check this link

Friday (30 October 2009)

Iqbal and I were flying from Jakarta on Friday morning. We arrived at Suvarnabhumi International Airport. Since the immigration queue were quite long, it took us sometime before we cleared the immigration and went to our hotel. PeWe, Danang, and Yansen’s flight were later that day.

I met my old classmate during my EM days, Palm, so after checked in our rooms, the three of us went to have dinner. Well, actually it was a late lunch, none of us were having lunch. On our way, we met Ton, another Thai EM-ers. He then guide us to Siam Paragon, the venue where the EHEF 2009 will be held. All of us walked to Asoke BTS (Bangkok Transit System) Station and took the BTS to Siam Station. The Mall has connecting bridge with the BTS station. There we were, had dinner, sipped the greentea and walked around the mall.

When we came back, it turn out that PeWe, Danang, and Yansen were already arrived. Since they haven’t had dinner, we all agreed to go out again and find some food. Nobody had an idea where we would go to get dinner. “Why don’t we go to Suan Lum Night Bazaar?” said I. That’s the only place I know. We took taxi there (yeah, the taxi were expensive, coz none of us know the market price). PeWe, Danang, and Yansen had dinner, while me and Iqbal were drooling. OK, that’s too much 😛

Since Iqbal and I already had dinner we only order some juices. After dinner we walked around the Night Bazaar and do some souvenirs hunting. It turns out the guys (except Danang) had better ability on bargaining things. Lesson’s learned. Next time, let those guys do the bargaining. 😛

Finished with shopping, we realized that all of us still want to do some adventurous journey. We took Tuk-tuk back to the hotel. (I hope the reader will stop their imagination at this point! Five of us in 1 Tuk-tuk). To be honest, none of us considering having small size. So yeah… there we go. Ho ho ho.

Saturday (31 October 2009)

Saturday morning, D-Day, all of the EMA-SEAers wearing blue EU T-shirts. After breakfast we all met at the hotel lobby. New friends, old friends, all together. Lots of kisses on the cheeks, hugs, and stuffs. After that all of us went to the EHEF venue. It turned out that the event was delayed a bit. So most of us still chit chatting with each others, swapping news, etc.

We had EMers from Thailand, Malaysia, Indonesia, and Vietnam. It’s the first time that we had Vietnam’s delegation in the EMA SEA meeting. Yeaaaay. More members of the big family! When the EHEF officially started, the members were busy explaining Erasmus Mundus and experiencing European life to those who came to our booth.

At the same time, the Directive Boards (Iqbal, Jum, Rebecca, Dee, Fiat, Yansen, and Danang) had their meeting in a secret room (well.. I exaggerated on this part). Thai people enthusiasm was great. Although we got some language barrier problems, still, it turned out great.

After lunch, all of us, including the Directive Boards went to do some sightseeing. We went to Wat Srakesa Rajavaramahavihara (The Golden Mount Temple), then to Wat Pho where we saw the HUGE reclining Budha statue, and the last trip was to a museum. Wow, to honest, the museum had a great presentation. Lots of interactive stuffs, we had a lot of fun!

After visiting the museum, it turned out that we still had 1 hour before our dinner. Then the sightseeing committee brought us to a park near Chao Phraya River. There we were, experiencing the Saturday Nite beside the river. The view of Rama VIII Bridge was great. (Hmm.. Rama VIII bridge is kinda like the mix between Monas and Pasopati Bridge, but in bigger scale). The park was crowded, because people were already started to celebrate Loy Krathong Festival. A lot of shows, mostly theater shows, played in the park.

Dinner was held in a restaurant near a palace which looks like Capitol Hill to me. (Sorry, I forgot the name of the Palace).

Sunday (1 November 2009)

Sunday morning, most of us already checked out, and then went to Vie Hotel where our EMA SEA chapter meeting were held. There, all the directive boards presented their programs and members can choose which team they want to participate in. (Further on minutes and result of the meeting will be the official version by the DB). Be patient people!! ^_^

After lunch, some people flew back to their countries and some who had later flight went back to EHEF event, supporting the Thai EM on explaining EM. The event were closed at 7pm. And until the last minute, I was still there talking with a prospective Thai EM-ers.

All in all, thank you very much for the Thai committee for the great enthusiasm and hospitality. This event will not be this great without their hard work.

EHEF Bangkok (31 Oct-1 Nov 2009)

Setelah tahun lalu mencapai sukses dalam penyelenggaraan EHEF (European Higher Education Fair) di Jakarta (liputannya ada di sini), maka tahun ini EHEF kembali diselenggarakan di negara Asia lainnya, yaitu di Thailand.

Keterangan lebih lanjut bisa dilihat di website resmi:

http://www.ehef-bangkok09.org/web/

Setelah terbentuknya EMA SEA Chapter, yaitu suatu organisasi regional di Asia Pasifik yang mengurusi hal-hal terkait beasiswa Erasmus Mundus, student dan alumninya, maka beberapa student/alumni EM asal Indonesia akan hadir di event ini sebagai nara sumber untuk berbagi pengalaman.

Bagaimana bagi Anda yang berada di Indonesia? Walaupun EHEF tahun ini tidak diselenggarakan di Jakarta, tunggu saja event-event lokal untuk EM yang (mungkin) akan diadakan oleh Komisi Eropa perwakilan Indonesia.

Selain itu, seluruh informasi tersedia di web (silakan baca Welcome page), sehingga tanpa hadir di EHEF pun, anda tetap bisa up-to-date dan apply untuk beasiswa EM 2010.

Nantikan liputan EHEF Bangkok ini di awal November.

Kehidupan mahasiswa/i EM

Anda tertarik untuk tahu lebih banyak seputar kehidupan para mahasiswa/i Erasmus Mundus?

Bila ya, saya menyarankan anda untuk segera membaca majalah khusus untuk Erasmus Mundus Alumni & Students, EMAnate, Issue 02 (terbaru). Versi elektroniknya bisa didapatkan di:

http://www.em-a.eu/fileadmin/content/EMAnate_issue2.pdf (3.7 MB)

Versi cetaknya? Mohon maaf, saat ini majalah ini baru didistribusikan, khusus untuk anggota EMA saja.

Di halaman 8, anda bisa melihat laporan mengenai kegiatan pameran pendidikan tinggi Eropa / European Higher Education Fair (EHEF) dan kegiatan EMA networking event di Jakarta, November 2008 lalu.

Selamat membaca.

EMAnate issue 02, page 8
EMAnate issue 02, page 8