Pameran Beasiswa – Manado (12 Agustus 2017)

Uni Eropa dan Universitas Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara untuk pertama kalinya mengadakan Pameran Beasiswa pada:

Sabtu, 12 Agustus 2017
08:00-17:00
Auditorium Universitas Sam Ratulangi
Manado, Sulawesi Utara

Menampilkan Beasiswa dari Uni Eropa (Erasmus+), Belanda, Irlandia, Perancis, Jerman, Polandia dan Swedia.

Terbuka untuk umum dan gratis

Pendaftaran pengunjung di:
http://bit.ly/infobeasiswaeu2017

Strategi Itu Penting

Sebagaimana sudah saya katakan di beberapa posting yang lalu, belakangan ini saya memang cukup sering menggunakan jasa layanan Uber untuk menunjang aktivitas saya. Besarnya biaya untuk layanan transportasi Uber, ditentukan oleh 2 komponen dasar: jarak dan waktu.

Misalkan saja (hanya untuk ilustrasi), harga per km adalah 3000 rupiah, dan harga per menit (waktu perjalanan) adalah 300 rupiah.
Maka, kalau perjalanan anda sepanjang 20 km, yang ditempuh dalam waktu 30 menit, biaya yang harus anda bayar adalah kurang lebih 69.000 rupiah.

Namun di kala jam-jam sibuk (misal: jam pulang kantor), dan ada banyak permintaan untuk suatu area tertentu (misal: area segitiga emas di Jakarta), maka Uber akan mengenakan yang namanya “surge price”. Ilustrasinya ada di gambar di bawah ini.

 

uber-surge

Surge price ini berfungsi sebagai faktor pengali dari tarif dasar.

Yang saya tahu, “surge price” ini adalah untuk menarik lebih banyak pengemudi Uber untuk masuk ke area yang sedang ramai ini, sehingga para pengguna Uber dapat mendapatkan pelayanan yang lebih cepat. Lebih lengkapnya bisa dibaca di https://newsroom.uber.com/indonesia/informasi-mengenai-harga-ramai-surge-pricing/.

Jadi, menilik ulang contoh sebelumnya, kalau pemesanan anda itu kena surcharge 1,75x, maka jumlah yang harus dibayar menjadi sekitar 120.000 rupiah. Tentunya bagi pengemudi Uber, surge price ini merupakan peningkatan penghasilan yang signifikan (sehingga akan menarik lebih banyak pengemudi untuk masuk ke area yang sedang ramai).

Apa impact surge price bagi pengguna? 
Kebanyakan orang akan menunda perjalanannya, menunggu permintaan mereda (kembali ke tarif normal tanpa surge price atau mendekati tarif normal), baru melakukan pemesanan. Hal ini tentunya adalah perilaku yang wajar, karena pengguna menginginkan harga yang efisien. Namun, bagi Uber, perilaku seperti ini mengurangi jumlah pemesanan mereka.

Perubahan pada Uber minggu ini
Berdasarkan pengamatan saya pribadi, tampilan surge yang menakutkan itu sepertinya ditiadakan. Yang Uber lakukan adalah menampilkan hasil total estimasi biaya perjalanan (yang sudah memasukkan konsep surge, bila berlaku).

Dengan cara ini, pertimbangan pengguna adalah langsung ke hasil akhir, total estimasi biaya perjalanan. Misalkan dari titik A ke B, biasanya harganya 30.000. Namun, pada suatu waktu, harga yang muncul adalah 45.000 (bisa disimpulkan, bahwa surge 1,5x sedang berlaku). Namun, bagi pengguna yang tidak mau pusing, tinggal membuat keputusan apakah harga 45.000 ini memenuhi ekspektasi mereka (jadi pesan atau tidak).

Pertimbangan penggguna untuk membuat keputusan, disederhanakan oleh Uber, dengan harapan lebih banyak pengguna yang melakukan pemesanan (dibandingkan ketika masih menampilkan faktor pengali surge price).


Apa kaitannya dengan beasiswa?
Dari contoh di atas, kita melihat kekreatifan Uber dalam mengemas paket harganya. Dengan menghilangkan tampilan surge dan langsung menampilkan, bisa dibilang tidak ada perubahan konsep perhitungan biaya di sisi Uber. Namun, mereka memberikan nilai tambah bagi penggunanya (dan juga bagi Uber sendiri).

Bagi para pencari beasiswa, ada hal-hal yang mungkin sudah tidak bisa diubah (apalagi kalau sudah lulus), misal saja: nilai IPK, prestasi akademik yang sudah dicapai, kegiatan organisasi yang sudah diikuti. Namun, ada juga hal-hal yang masih bisa diusahakan, misalnya: nilai TOEFL/IELTS, motivation letter, recommendation letter.

Kembali ke contoh Uber di atas, intinya adalah bagaimana mengemas komponen-komponen dasar aplikasi beasiswa yang anda miliki, supaya menjadi suatu kemasan yang menarik bagi pemberi beasiswa. Dengan kata lain, bagaimana caranya menonjolkan diri di aplikasi beasiswa, sehingga menjadi kandidat serius yang bisa dipertimbangkan untuk diberikan beasiswa.

Tidak ada suatu ilmu atau konsep generik untuk hal ini. Perlu pemahaman mengenai apa yang anda punyai, dan apa yang beasiswa harapkan, supaya anda bisa merumuskan suatu konsep aplikasi yang diharapkan bisa “tembus” dan mendapatkan beasiswa.

Memang konsep pemikiran ini sepertinya agak abstrak dan tidak konkret (harus melihat case by case untuk merumuskan strategi yang tepat), tetapi ini adalah salah satu pekerjaan rumah anda sebagai pencari beasiswa (yang pada waktunya nanti, semoga status itu berubah menjadi penerima beasiswa).

Selamat berjuang !! 🙂

Kapan saatnya apply beasiswa? (SEKARANG)

Bagi anda yang sudah eligible, bulan-bulan ini adalah bulan yang tepat untuk mengajukan beasiswa Master degree Erasmus+.

Daftar lengkap programnya (ada 101 program yang ditawarkan untuk tahun ini) bisa ditemukan di:
https://eacea.ec.europa.eu/erasmus-plus/library/emjmd-catalogue_en


Bagaimana cara apply-nya?

  1. Dari daftar yang tersedia di atas, pilihlah program yang kira2 Anda minati
  2. Masuk ke websitenya, untuk membaca lebih dalam mengenai isi program tersebut secara lebih seksama

Supaya lebih relevan, langsung saja saya berikan contoh:

Misalkan saja, saya adalah seorang lulusan Ilmu Komputer, dan saya berminat untuk program “BDMA – Big Data Management and Analytics”.

Maka, langkah berikutnya, saya mengunjungi website BDMA, yaitu di http://bdma.univ-tours.fr/bdma/.

Di website ini, beragam informasi bisa ditemukan, misalnya:

  • Keunggulan BDMA (di sini)
  • Struktur mobilitas (akan kuliah dimana saja, selama menempuh program ini, di sini)
  • Gelar yang akan diperoleh, dan skema penilaian (di sini)
  • Kalender akademik (di sini)
  • Isi program (di sini)
  • Dan yang terpenting, prosedur pendaftaran (di sini)

Semoga cukup jelas sampai di sini. Intinya berbagai informasi penting mengenai beasiswa tersebut, ada di website program tersebut.

Jadi, segeralah bergegas, sebelum waktu pendaftaran berakhir !!

Semoga kita bisa ketemu di acara Pre-Departure 2017 !!

Bagi yang bisa hadir, jangan lupa ada rangkaian kegiatan EHEF, minggu depan (sudah dibahas di sini).

 

 

European Union Scholarships Fair, Medan (19 October 2016)

European Union Scholarships Fair

List of Exhibitors:

Embassy of Ireland | Study in Sweden – Swedish Embassy | Embassy of Poland | Campus France – IFI | DAAD Germany | Nuffic Neso Netherlands | Uni-Italia | European Union

More information:

http://eeas.europa.eu/delegations/indonesia/11109/european-union-visits-medan_en

EHEF 2016 is coming

Sebagaimana tahun2 sebelumnya, tahun ini, kembali akan diadakan European Higher Education Fair.

Ada 3 kota yang akan dituju tahun ini:

  • Yogyakarta (2 November 2016)
  • Jakarta (5-6 November 2016)
  • Surabaya (8 November 2016)

Book your schedule on those dates !!

Petunjuk lebih lengkap bisa cek di website http://ehef-indonesia.org/

EHEF visitors

Fosbury Flop

Kemarin ini, saya menghadiri sebuah pelatihan di Jakarta.

Dalam pelatihan ini, salah satu materi yang diberikan, yang saya rasa bisa dikaitkan dengan pencarian beasiswa, adalah mengenai “Fosbury Flop”.
Saya coba Google, salah dua artikel yang menarik bisa dibaca di sini:

https://the16percent.com/2013/06/12/it-depends-on-how-you-define-flop/

http://jamesclear.com/dick-fosbury

dick-fosbury-mexico-city-high-jump

(Gambar diambil dari http://jamesclear.com/)

 

Seperti bisa dibaca di artikel tersebut, sebelum Fosbury bisa membuktikan konsepnya, banyak ejekan, banya ketidak percayaan.
Namun, di sini lah dibutuhkan keberanian untuk melangkah sesuai “kata hati”.

Bagaimana dengan beasiswa?
Kalau dilihat, syarat2 beasiswa kan itu-itu saja: ijazah, transkrip nilai, nilai kemampuan bahasa Inggris, dll.
Apa yang bisa membedakan adalah hal-hal yang sifatnya “subjektif” (tidak hitam putih), misalnya: motivation letter, statement of purpose, CV yang mudah dibaca, dll.
Tentunya banyak contoh dokumen2 tersebut yang tersedia di internet, maupun di komunitas pencari beasiswa, yang bisa dijadikan referensi.

Namun, perlu diingat, dokumen milik si A yg sudah mendapatkan beasiswa, belum tentu cocok untuk si B.
Perlu untuk bisa “membaca” kemauan pemberi beasiswa itu kira-kira seperti apa, dan untuk hal tersebut, butuh usaha “lebih”.

Tidak ada benar salah, hanya pastikan saja jangan sampai menyesal di masa depan, karena waktu tidak bisa berulang.
Gunakanlah waktu sebaik-baiknya untuk investasi masa depanmu.


Apa itu beasiswa Erasmus+?
Bisa baca di: https://emundus.wordpress.com/selamat-datang/

Cara daftarnya?
Bisa baca di: https://emundus.wordpress.com/2012/11/10/coba-yuk-step-by-step-apply-emmc/

 

Erasmus+ Bukber dan Baksos 2016

Pada Jumat, 1 Juli 2016, Erasmus+ (yang dikoordinasikan oleh Indonesia Country Representative, Eva Sulistiawaty dan Ira Yulianti) mengadakan acara bukber dan baksos di Panti Asuhan Muhammadiyah, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Acara ini diikuti oleh 52 anak penghuni panti asuhan tersebut dan sejumlah penggurus panti.

IMG-20160702-WA0011

20160701_152825

Dukungan donasi untuk acara ini diberikan oleh 45 donatur individu dan 1 donatur institusi (EU Delegation to Indonesia and Brunei).

Donasi diberikan dalam bentuk uang tunai serta dalam bentuk barang yang berupa minuman teh kotak, es bubur sumsum, tas backpack EU, kaos, dan pakaian layak pakai.

Donatur perseorangan berasal dari berbagai komunitas maupun tempat kerja, yang merupakan teman-teman ataupun alumni/student Erasmus+.
20160701_162214

IMG-20160702-WA0021

Acara bukber dan baksos ini, juga diisi oleh teman-teman dari alumni Erasmus Mundus yang mengadakan “kelas inspirasi” bagi para anak-anak di panti, dengan tujuan untuk memberikan inspirasi bagi mereka dalam menetapkan cita-cita setinggi-tingginya dan termotivasi untuk mencapainya walaupun dengan berbagai keterbatasan.

IMG-20160702-WA0022

IMG-20160702-WA0027

IMG-20160702-WA0029

IMG-20160702-WA0031

IMG-20160702-WA0030

IMG-20160702-WA0032
Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu berbagai aspek dalam penyelenggaraan acara ini.

Selamat Idul Fitri bagi teman-teman yang merayakan dan selamat berlibur bagi teman-teman semua.

Sampai jumpa lagi dalam event2 Erasmus+ berikutnya.

European Union (EU) – Indonesia Scholarships Info Day, Jakarta, 28 Mei 2016

Jangan lewatkan pameran “European Union (EU) – Indonesia Scholarships Info Day”

Sabtu, 28 Mei 2016
08:30-17:00

Di: Puri Ratna Ballroom, Grand Sahid Jaya Hotel
Jalan Sudirman Kav 86, Jakarta 10220

em_2016scholarshipsbanner

Diikuti oleh 14 lembaga penyedia beasiswa:
– LPDP Indonesia
– Austria
– Inggris / British Council
– Denmark
– Hungaria
– Irlandia
– Spanyol
– Swedia
– Polandia
– Campus France – IFI Perancis
– DAAD Jerman
– Nuffic Neso Belanda
– Uni-Italia
– Uni Eropa

Gratis terbuka untuk umum

Pendaftaran pengunjung: http://bit.ly/eu-scholarships

Maksimal 3,000 pengunjung.

Silakan di share atau tag teman2nya.

EU visits Bandung

More info:

http://eeas.europa.eu/delegations/indonesia/more_info/eu_roadshow/index_en.htm

THE EU IS COMING TO YOUR CITY!

The EU is visiting the city of BANDUNG on 12 and 13 February 2016.
What’s on the agenda?

Panel Seminar on Smart Cities

euvisits-bandungseminar

Date/Time: Friday, 12 February 2016, 12:30-15:00
Venue: Aula Barat, Institut Teknologi Bandung, Jl Ganesha No 10, Bandung

Speakers at the seminar include the Ambassadors of the EU, Austria, Belgium, Slovakia and Sweden.

The event is open for public and free of charge.
Registration is required.
Please register by email to ertanti.rizki@gmail.com or sms 0812 1418 4058
Registration format: name_institution_phonenumber_email

Scholarships & Culture Fair

euvisits-bandungfair

Date: Saturday, 13 February 2016
Time: 09:30-12:00 or 13:00-16:00
Venue: Suagi Ballroom, The Papandayan Hotel, Jl Jend Gatot Subroto No 83, Bandung

Attend our info sessions and meet our representatives: the EU, France, Germany, Italy, the Netherlands, Spain, Sweden and the UK.

The event is open for public and free of charge.
Registration is required.
Please register online at http://bit.ly/EUscholarshipsfair

Memahami Skema Mobilitas Erasmus+ Action 1

Mobility scheme (skema mobilitas).
Istilah ini seringkali membingungkan pencari beasiswa.

Di Erasmus+ Action 1, konsep mobiitas ini diterapkan, dalam artian bahwa mahasiswa/i akan belajar di lebih dari 1 universitas, selama masa periode kuliahnya.

Signature:050999879533325026d180984587a42aac2502eb44226bcdb5e73a04c11a613b

Supaya bisa lebih mengerti, mari kita lihat contoh langsungnya.
Misal saja, program COSI (Colour in Science and Industry) yang menawarkan studi di 4 universitas berbeda selama 4 semester, cek link berikut:
http://master-colourscience.eu/programme/cimet-master-degree/mobility-scheme-cimet/

Contoh lain, program ME3 (European Joint Masters in Management and Engineering of Environment and Energy), yang bahkan menawarkan beberapa skema mobilitas. Cek link berikut:
http://www.emn.fr/z-de/me3-site/index.php/study-tracks

Perlu diingat, bahwa semua universitas/institusi yang ditawarkan di skema mobilitas, perlu sudah tergabung atau punya perjanjian kerja sama dengan konsorsium penyelenggara program.

Jadi, jangan berpikiran seperti ini:
Saya tertarik untuk ambil Master di bidang lingkungan (environment), jadi ME3 cocok untuk saya. Saya pilih ME3, tapi saya mau universitasnya di A, B, C, D.
(Semoga ilustrasi di atas bisa dimengerti)

Untuk program2 lain yang ditawarkan untuk Action 1, Master degree, bisa dicek di http://bit.ly/EM-emmc.

Pengumuman EM 2015 Action 1

Berikut adalah para penerima EM 2015 (main list) untuk Action 1.

Here is your winner !

Untuk alasan privasi, hanya inisial nama yang diberikan.

Contoh ([first name] / [last name] yang tercatat di konsorsium):

Irfan / Eka–> IE

Irfan / Eka Putra –> IEP

Irfan Eka / Putra –> IEP

Irfan Bachdim / Eka Putra –> IBEP

Selamat bagi kalian, dan selamat menghadiri Pre Departure 2015 (undangan menyusul ke email masing-masing).

————

EPMC = Erasmus Plus Masters Course
EPJD = Erasmus Plus Joint Doctorates

Master / Doctor Inisial Year of Birth Program Name
EPMC TPF 1992 European Master in Comparative Morphology
EPMC AT 1993 Master in Materials for Energy Storage and Conversion
EPMC ET 1991 Functionalized Advanced Materials and Engineering
EPMC JK 1993 Erasmus Mundus MSc in Dependable Software Systems
EPMC YP 1991 Food Innovation and Product Design
EPMC YBA 1992 Molecular Nano- and Biophotonics
EPMC RT 1992 Erasmus mundus Master in Membrane Engineering
EPJD AR 1988 European Doctor in Industrial Management
EPMC ARM 1989 ERASMUS MUNDUS MASTER IN SUSTAINABLE TERRITORIAL DEVELOPMENT
EPMC KP 1989 International Master of Science in Environmental Technology and Engineering
EPMC AAM 1989 Erasmus Mundus Master in Quality in Analytical Laboratories
EPMC TFNM 1987 Master in Forensic Science
EPMC MPD 1984 INTERNATIONAL MASTER IN INDUSTRIAL MANAGEMENT
EPMC AP 1989 Master of Science in Computational Mechanics
EPMC AS 1989 Masters in Strategic Project Management (European)

Catatan:

  1. List di atas adalah versi original dari Brussels yang sudah diinformasikan ke masing-masing konsorsium beberapa waktu yang lalu.
  2. Untuk RESERVE LIST, tahun ini rankingnya tidak dicantumkan. Jadi, tidak bisa saya informasikan.
  3. Bagi yang merasa masuk ke main list, tetapi inisialnya tidak terdaftar pada list di atas, mohon menghubungi saya di emundus.wordpress (at) gmail.com dengan menyertakan LOA/email konfirmasi dari konsorsium supaya bisa mendapatkan undangan pre-departure.

Bisakah menempuh program EM Action 1 dengan beasiswa EM Action 2 ?

aku-pasti-bisa

Gara-gara hari ini ada pertanyaan mengenai reserve list, saya jadi teringat kisah seorang teman saya (awardee E+ tahun 2014).

Tahun lalu dia diterima di salah satu program EM action 1 (yang listnya bisa dilihat di http://bit.ly/EM-emmc), dimana di program tersebut, salah satu anggota konsorsiumnya adalah TU Dresden, Jerman.

Nah, ternyata TU Dresden (secara institusi) juga tergabung dalam program EM Action 2 yang bernama “Swap and Transfer”.

Kalau dilihat di webnya “Swap and Transfer” http://www.swap-transfer.eu/partners.html, universitas asal S1 teman saya ini, tidak tergabung di partnerships ini.

Tetapi somehow, teman saya ini pada akhirnya bisa menempuh program EM tsb dengan berbekal beasiswa EM Action 2 “Swap and Transfer”. Sepertinya dia menggunakan “celah” target group 2.. (kalau penasaran, baca baik2 http://www.swap-transfer.eu/instructions.html).

Jadi, mungkin bagi teman2 yang sudah terima “kabar” dari konsorsium yang menyatakan diterima programnya, tetapi tidak diterima beasiswanya, coba cek univ2 konsorsium program tsb. Siapa tahu ada yang tergabung di Action 2, dan bisa memanfaatkan “celah” seperti teman saya tsb.

24th Indonesia International Education & Training Expo 5-8 Februari 2015

Bagi yang tertarik hadir..

http://www.nesoindonesia.or.id/Agenda/24th-indonesia-international-education-training-expo-5-8-februari-2015

Booth EU – Erasmus+ diisi oleh sukarelawan Erasmus+, Sdr Ruri Suhada, hingga hari Sabtu 7 Februari.

Sdri Popy Kirana akan melanjutkan pada tanggal 8 Februari pagi/siang.

Ibu Destriani Nugroho dari Delegasi EU akan mengisi pada 8 Februari siang sampai selesai acara.

Floorplan-nya di sini:

Floorplan[1]

Refleksi 2014: Timing dan momentum

Tiga hari mendatang, kembali kita dihadapkan pada penghujung tahun 2014.

Apa yang sudah kita capai di 2014?

Apa yang belum kita capai?

Apa yang seharusnya sudah kita capai, tetapi karena sesuatu hal, menjadi tidak tercapai?

Refleksi diri adalah hal yang baik menjelang penghujung tahun, untuk memperbaiki kesalahan atau kekurangan yang ada, sehingga tahun 2015 bisa dilalui dengan lebih baik.

***

Salah satu hal yang menjadi pemikiran saya di 2014 ini adalah mengenai timing dan momentum. Apa maksudnya?

Dalam berbagai hal dalam kehidupan kita, banyak tawaran, yang terkadang sifatnya hanya sekejap atau terbatas ketersediaannya. Terlalu lama berpikir, bisa jadi peluang tersebut sudah tidak berlaku lagi atau sudah diambil oleh orang lain. Terlalu banyak pertimbangan, bisa menjadikan kita tidak merasa siap untuk “pull the trigger” (ambil keputusan). Dan pada akhirnya, bisa saja kita berakhir dengan kekecewaan dan membayangkan seandainya saja kita mengambil keputusan lebih cepat.

Don’t get me wrong ya, saya tidak bilang bahwa tidak perlu berpikir masak-masak dalam membuat keputusan. Tetapi, kita perlu juga mempertimbangkan aspek timing dan momentum dari peluang yang ditawarkan tersebut.

Timing-is-everything

***

Misalkan saja, kalau anda mengikuti proses lelang, kalau anda tidak cepat ambil keputusan dan bersedia menawar lebih tinggi, maka barang yang anda minati mungkin menjadi milik orang lain.

Atau kalau misalkan anda punya rencana untuk keluar negeri, misalkan saja ke Amerika Serikat, di awal 2015, dan anda menunda-nunda untuk membeli mata uang USD, maka kurs USD saat ini yang sudah di atas 12.000 rupiah sudah kurang bersahabat bagi sebagian orang. Mungkin anda akan menyesali, kenapa tidak beli USD ketika masih 11.000 ya.

(Catatan: ilustrasi di atas dengan asumsi anda punya dana yang dibutuhkan untuk membeli USD ketika masih 11.000, tetapi anda tidak melakukannya karena anda berharap kurs USD akan turun menjelang kepergian anda)

usdidr

Per kondisi saat ini pun, tidak ada yang tahu apakah pembelian USD di kurs 12.000 adalah keputusan yang tepat atau tidak. Kalau ke depannya USD menjadi 15.000, maka pembelian saat ini adalah keputusan yang sangat tepat. Tetapi kalau sebaliknya, maka mungkin anda akan menyesal lagi karena beli di harga tinggi.

Dan masih banyak hal lainnya yang dalam pengambilan keputusannya melibatkan timing dan momentum ini.

Terkadang timing ini sangat krusial, sangat cepat. Misalkan saja, telat sedikit, maka harga sudah berubah (dalam hal kurs mata uang yang mengikuti pergerakan pasar).

***

Dalam hal pencarian beasiswa, hal mengenai timing dan momentum ini pun ada.

Realistik saja, namanya juga beasiswa, terkadang peluang yang ada mungkin tidak sesuai dengan bayangan ideal kita (misal: mau kuliah di univ A, jurusan B, penelitian di bidang C, dll). Dan karena begitu banyak pencari beasiswa di dunia ini, lebih banyak dari beasiswa yang disediakan, pastinya akan banyak persaingan dan kompetisi untuk memperebutkan beasiswa yang ada.

Sebuah pertanyaan untuk refleksi diri, manakah yang lebih penting bagi anda?

(1) Mendapatkan beasiswa, tetapi kondisi beasiswanya atau bidang yang dituju mungkin tidak seideal impian anda

(2) Menunggu terus (entah sampai kapan), sampai ada beasiswa yang seluruh kondisi dan bidangnya sesuai impian anda

Tidak ada benar salah, karena ini keputusan masing-masing orang. Satu hal yang perlu dicamkan, keputusan manapun yang anda ambil, akan ada konsekuensi dari setiap keputusan. Yang terpenting di sini adalah penguasaan diri, kalau anda puas akan pilihan anda, dan anda siap akan konsekuensinya.

***

Sebagai penutup, saya menyukai sebuah quote dari Richard Branson.

Beliau adalah pengusaha asal Inggris, yang merupakan pendiri dari Virgin Group.

branson

***

Selamat menghadapi tahun 2015 !!

Erasmus Mundus scholarships for biology students – TROPIMUNDO – Deadline 30 November 2014

Email dari koordinator TROPIMUNDO (program Master, Action 1) ke Delegasi Uni Eropa.

***

Dear EU Delegation,

The Université libre de Bruxelles is coordinating the Erasmus Mundus TROPIMUNDO Master programme, for which the European Commission offers a certain number of scholarships for EU and non-EU students.

As we are still looking for good candidates, would it be possible for you to disseminate the information below among your contacts.

This information is of particular importance for BIOLOGY students seeking a scholarship to study abroad.

TROPIMUNDO is the first International Master in Tropical Biodiversity and Ecosystems (2 years, 120 ECTS) that allows students to delve into the interlinked ecosystems under threat by spending an entire semester in the field : tropical rainforests and woodlands, wetlands, both terrestrial and coastal such as mangrove forests, seagrass beds and coral reefs.

The European Commission provides a certain number of full Erasmus Mundus scholarships for EU and non-EU students.

Applications for 2014-2015 are now opened and the deadline for applications is 30 November 2014.

Please do not hesitate to forward the information to your colleagues, students or any other potentially interested person.

Further information on the TROPIMUNDO programme and the application procedure can be found at www.tropimundo.eu.

Very many thanks for your help and best wishes,

Prof. Dr. Farid DAHDOUH-GUEBAS

Laboratory of Systems Ecology and Resource Management
Département de Biologie des Organismes
Faculté des Sciences
Université Libre de Bruxelles – ULB
Campus de la Plaine, CPI 264/1,
Avenue F.D. Roosevelt 50, B-1050 Bruxelles, Belgium.
Tel. ++ 32 2 6502137 (Bureau O.3.204)
E-mail : fdahdouh@ulb.ac.be
URL : http://www.ulb.ac.be/sciences/biocomplexity/

*******************************************************************
Laboratory of Plant Biology and Nature Management
Department of Biology – Faculteit Wetenschappen en Bio-ingenieurswetenschappen
Vrije Universiteit Brussel – VUB
Pleinlaan 2, B-1050 Brussels, Belgium.
Tel. ++ 32 2 6293422 (Office 7F406)
Tel. ++ 32 2 6293416 (Laboratory, messages)
URL : http://www.vub.ac.be/APNA/staff/FDG/

Acara presentasi dan talkshow (terkait Uni Eropa) di EHEF 2014

fotoprogram-talkshow

Update terakhir per semalam:

1. Panggung alumni –> talkshow (1 jam)

Topik: Scholarship 101, yang akan membahas kombinasi dari topik-topik berikut, dengan narasumber yang berbeda-beda setiap sesinya:

  • Cara pembuatan motivation letter
  • Bagaimana meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris (tanpa les/kursus) untuk bisa mendapatkan skor tes yang bagus
  • Sharing mengenai pengalaman hidup, studi, dan adaptasi di Eropa
  • Sharing mengenai tips mendapatkan beasiswa

Dari 6 sesi yang ada, kami berhasil “mengamankan” 3 sesi dengan jadwal sbb:

Sabtu, 8 November 2014 –> 13:00-14:00

Minggu, 9 November 2014 –> 13:00-14:00

Minggu, 9 November 2014 –> 14:30-15:30

 

2. Presentasi (25 menit) –> pengenalan mengenai Uni Eropa dan beasiswa Erasmus+

Sabtu, 8 November 2014 –> 16:40-17:05

Minggu, 9 November 2014 –> 11:15-11:40

Minggu, 9 November 2014 –> 16:40-17:05

 

Untuk jadwal talkshow lainnya:

Sabtu, 8 November 2014  –> 14:30-15:30 –> DAAD

Sabtu, 8 November 2014  –> 16:00-17:00 –> Campus France – IFI

Minggu, 9 November 2014  –> 16:00-17:00 –> Nuffic Neso

Untuk jadwal presentasi lainnya, bisa refer ke:

https://emundus.wordpress.com/2014/11/05/update-jadwal-presentasi-ehef-2014-jakarta/

atau http://ehef-indonesia.org/exhibitors/presentation-schedule/

 

Datang lebih awal lebih baik karena biasanya sangat penuh sekali.
IMG_8862

EM Programme Representatives

Tertarik akan program EM, tetapi bingung mau cari spesifik informasinya darimana?

Gunakan fitur yang sangat bermanfaat ini !!

iStock_000009311779Small_t640

Diambil dari:

http://www.em-a.eu/en/about-ema/programme-representatives.html

EM Programme Representatives

The representatives of Erasmus Mundus Master and PhD Courses advocate for the students and alumni of their Erasmus Mundus programme. Their aims are to:

•    Seek knowledge as to the current problems, wishes and needs of the students and alumni of their course, and to communicate these to EMA.
•    Be the contact person between his/her course and EMA.
•    Be familiar with EMA activities and disseminate information to their fellows as necessary.
•    Provide overall support to the on-going projects of EMA and take active part in its activities.

Kalau anda buka link di atas, akan muncul nama2 representative dari tiap program.

Bila anda “hover” mouse anda di atas nama yang bersangkutan, akan kelihatan email address mereka.

Atau bagi anda yang menggunakan MS Outlook, bisa langsung klik saja di nama yang bersangkutan.

Mayoritas representative memang orang asing, hitung2 sekalian melatih kemampuan berbahasa Inggris kan?

Satu saran ya, karena mereka ini representative dari program Erasmus Mundus, mohon pertanyaannya yang relevan ya (alias terkait program yang dituju). Jangan bertanya, misalnya: saya mau kuliahnya di Univ X, kira2 beasiswa apa yang bisa saya apply?

Silahkan dicoba.

 

Athens – Day 1

Melanjutkan posting sebelumnya tentang jalan-jalan di Athena, https://emundus.wordpress.com/2014/10/29/jalan-jalan-ke-athena/.

Akhirnya tibalah hari keberangkatan kami, Minggu, 9 Maret 2008.

Perjalanan dari Vienna ke Athena dengan nomor flight NE 3312 ditempuh selama 2 jam 15 menit, dimana terdapat perbedaan waktu 1 jam antara Vienna dan Athena. Penerbangan berjalan dengan mulus, dan kami mendarat dengan aman di bandara Eleftherios Venizelos.

Di masa sekolah, apalagi bagi yang mengambil jurusan IPA, pastinya tidak asing dengan istilah alpha, beta, theta, gamma, dan sebagainya. Dan, alfabet-alfabet inilah yang pasti akan banyak dijumpai di Athena dan kota-kota Yunani lainnya. Misalnya saja di Airport:

DSCF3420

Sebagaimana kebiasaan pelajar, yang selalu mencari alternatif terbaik (alias termurah), kami pun merencanakan segala pengeluaran kami dengan baik untuk perjalanan ini. Bila untuk tiket pesawat pp kami hanya membayar 63 EUR, maka untuk penginapan kami memilih alternatif termurah yaitu hostel (bukan hotel !!). Walaupun lokasinya terletak agak di pinggir kota, tetapi di hostel ini kami cukup membayar 17 EUR per orang per malam (1 kamar berempat, hanya rombongan kami saja).

Dari airport menuju ke hostel Neos Olympos, kami menggunakan airport bus X95 menuju Syntagma yang memberikan diskon 50% bagi pelajar (dengan menunjukkan student ID yang masih berlaku). Berikut adalah foto suasana bus dan pemandangan di perjalanan.

Oya, jangan heran kalau busnya agak sesak karena harganya memang ekonomis (5 EUR saja).

DSCF3427

Ada yang bisa baca nama restoran ini?DSCF3428

Catatan:

Dalam perjalanan kami di hari-hari berikutnya di Yunani, beberapa tempat menggratiskan tiket masuk bagi student (jadi, kalau jalan-jalan, jangan ditinggal ya student ID-nya, siapa tahu berguna hehe..).

Namun, peraturannya terkadang tidak standar, ada yang hanya menerima student ID dari universitas di Yunani, ada yang menerima student ID dari universitas di negara2 Uni Eropa, ada juga yang menerima student ID dari universitas di negara2 Uni Eropa dengan syarat umur studentnya belum melebihi 26 tahun.

Agak melantur sedikit, ada untungnya kalau anda bisa dapat beasiswa di usia muda (sebelum usia 26 tahun), misal saja, untuk pembuatan ISIC (International Student Identity Card) dimana ada diskon untuk pembelian tiket pesawat di STA Travel (bisa cek http://www.statravel.com), diskon di merchant-merchant tertentu di berbagai negara, dan benefit2 lainnya (lengkapnya bisa baca di http://www.isic.org/)

isic-card

Sesampainya di Syntagma, kami lalu melanjutkan dengan metro ke hostel kami.

DSCF3432

Ada untungnya kami membawa peta berbahasa Inggris. Karena setelah kami turun dari metro, petunjuk jalannya (locality map) ternyata menggunakan Greek alphabet.

DSCF3435

greek

Di hari pertama ini, tidak banyak petualangan yang kami lakukan, sekembalinya di hostel, istirahat sebentar, lalu kami keluar mencari makan malam. Ini makanan pertama saya di Yunani, Calamari (yang harganya sangat mahal kalau dijual di Vienna) !!

DSCF3452

Orang-orang Yunani bisa dibilang ramah pada pendatang. Terlebih lagi, mungkin muka-muka Asia kami yang “lugu” dan “asing”, mengundang pertanyaan dari orang-orang setempat. “Kok bisa nyasar ke Athena?”, mungkin begitu kali ya kasarnya hehe..

Anyway, setelah kami jelaskan bahwa kami adalah mahasiswa Asia yang beruntung dapat beasiswa Erasmus Mundus sehingga bisa menempuh studi di Vienna, yang saat ini sedang masa liburan, mereka malah sepertinya “amazed”. Di beberapa souvenir shop, kami bahkan diberi diskon atau bonus tambahan (catatan: di Athena memang sepertinya tawar menawar adalah bagian dari keramahan kota).

Ketika kami merencanakan perjalanan ini, kami memang menyiapkan beberapa kemungkinan rute. Jadi, dalam perjalanan kembali ke hostel, tidak lupa kami mengunjungi stasiun kereta api “Larissa station” yang terletak dekat dengan hotel, untuk mengecek jadwal kereta ke kota-kota lain di Yunani, dan menentukan rute mana yang bisa kami ambil untuk hari-hari berikutnya.

Malam berlalu dengan cepat, dan dengan badan yang penat, kami segera kembali ke hostel untuk bebersih dan beristirahat. Walaupun kamar agak sempit berdesak2an, tetapi at least 1 orang 1 ranjang, jadi punya kapling tidur masing-masing.

Keesokan paginya, suasana pagi yang cerah menyapa kami dari jendela kamar. Selamat pagi Athena !!

DSCF3433

Nanti dilanjut ya ke Day 2..

Follow me on Twitter @emundusme

Jalan-jalan ke Athena

Malam ini sebenarnya saya ga ada niatan untuk nulis post baru.

Masih ada setumpuk kerjaan di samping laptop.

Dua hari mendatang, mulai besok, juga ada meeting full-day dengan orang asing, dimana tentunya saya, sebagai pegawai yang baik, ga bisa telat, harus menjadi guide yang baik, dan siap sedia membantu keperluan mereka.

Tetapi berhubung postingan di FB EM Indonesia lagi seru, dan kebetulan abis mencari foto lama, jadi nostalgila deh malem ini.

Jadi, sekali-sekali saya posting yang santai2 kayak begini saja ya.

Semoga sih bisa memberi penyegaran bagi blog yang sepertinya serius melulu ini hehe..

————

Jadi, ketika itu, tanggal 15 Januari 2008, saya sedang menjalani tahun kedua perkuliahan Erasmus Mundus. Bulan Januari adalah masa break antara semester 3 dan semester 4. Dan berhubung kurikulum program saya menyatakan bahwa semester 4 hanya diisi dengan Master Thesis yang bobotnya 30 ECTS, maka bisa dibilang ga ada kuliah apa-apa yang harus diambil di semester 4 (kecuali ada yang ga lulus di semester sebelumnya).

Nah, karena ada seorang teman (di program yang sama) yang berlangganan newsletter dari salah satu maskapai low-cost “Sky Europe” (yang saat ini sudah bangkrut), maka ketika itu dia memberitahu saya bahwa ada tawaran promo murah yaitu 63 EUR pp (kurs Euro saat itu sekitar 13rb, jadi 63 EUR ekivalen dengan 819rb rupiah). Langsung deh, dalam hitungan menit, saya nulis email di bawah ini ke teman2 yang biasa jalan2 bareng. Serius juga yah tulisan saya di email ini hehe..

trip

Singkat cerita, jadilah kita ke Athens..

Ini tiketnya (untuk 2 orang; kita perginya berempat)..

Bener2 63 EUR lho.. Tidak seperti beberapa maskapai yang nambah asuransi lah, bagasi lah, kursi lah, dll.

athens

Nah jadi, salah satu keuntungan Erasmus Mundus (atau sekarang Erasmus+) adalah sambil kuliah, kita juga bisa dapat kesempatan untuk jalan-jalan keliling Eropa. Syukur2 ada tiket murah seperti contoh di atas.

I really love Sky Europe. Dengan maskapai ini, saya traveling ke banyak tempat dengan harga yang sangat ekonomis. Ketika membaca berita penutupan maskapainya, sempet kepikir, jangan2 gara2 kebanyakan jual tiket murah nih hehehe..

————

Kemarin ini di Destination Europe, ada seorang pengunjung yang bertanya “gimana caranya bisa jalan-jalan? emang beasiswanya dikasih berapa?”. Oleh si narasumber dijawab: “Ya kita ngirit juga di sana, misalkan kalau makan di luar, sehari bisa 20 EUR. Tetapi kalau masak sendiri, 20 EUR mungkin bisa untuk 1 minggu.” (and believe me, I know some folks who can use 20 EUR for 2-3 weeks !!).

Pada intinya, bagaimana kita mencukupkan diri dengan apa yang ada kan?

Tidak semua beasiswa jumlahnya besar, tetapi kalau kita bisa mengelolanya dengan baik, banyak juga yang bisa kita dapat 😉

————

Nah, mau tahu kita kemana saja di Yunani?

Salah satunya ke kompleks Akropolis di Athena:

DSCF3532

Untuk kota-kota lainnya, lengkapnya nantikan di posting berikutnya ya.

Saya mau kerjain pe-er dari kantor dulu 😉

Follow me at Twitter @emundusme

Challenge Yourself !!

Pernah dengar istilah “comfort zone”?

Secara sederhana, “comfort zone” adalah suatu kondisi dimana kita sudah nyaman, enak, dan betah untuk terus berada dalam kondisi tersebut. Tidak ada yang salah dengan “comfort zone”, karena sebenarnya setiap orang mencari suasana dimana mereka nyaman dan tentram.

Anyway, ketika seseorang menginginkan perubahan di hidupnya, maka keinginan tersebut dapat menyebabkan terganggunya “comfort zone”. Namun, hal tersebut tidak bisa dihindari. Sedikit terganggu di awal, untuk menciptakan level “comfort zone” berikutnya (yang tentunya lebih nyaman).

TargetNah di masa-masa pendaftaram EMJMD saat ini, dimana list program yang bisa dibiayai beasiswa Erasmus+ baru saja diumumkan, bagaimana kalau kita men-challenge diri sendiri, untuk mencoba suatu target tertentu.

Bagi yang sudah eligible untuk apply Erasmus+, coba lihat program2 yang ditawarkan, dan coba untuk apply. Sekalipun rasanya mungkin belum pede, atau ada nilai yang masih kurang, tetapi coba saja. Anggap saja “test the water”, sambil refleksi diri sendiri, bagian mana yang harus dipersiapkan lebih baik, supaya anda bisa yakin untuk apply di masa depan.

Bagi yang masih semester awal atau pertengahan, coba2 saja ikuti proses aplikasinya. Walaupun nanti di tengah2, pasti akan ada requirement yang mengganjal (entah itu dokumen, transkrip nilai, atau lainnya), tetapi cari pengalaman supaya di semester2 anda berikutnya, anda dapat lebih mempersiapkan diri, dan tahu target mana yang dituju.

Catatan:

Cobalah cari program2 yang hanya mengharuskan aplikasi online.Jadi bisa dibilang, hampir tidak ada biaya yang harus anda keluarkan, selain tekad dan kemauan untuk naik ke level berikutnya.

Silahkan mencoba.

Follow me on Twitter @emundusme

Sudah siapkah kita untuk Erasmus+? (refleksi dari artikel mengenai IKEA)

Minggu ini di Twitter, snapshot artikel di bawah ini sedang heboh dibahas oleh para netizen Indonesia.

Anyway, topik pembahasan saya bukan ke soal IKEAnya, bukan juga ke soal revolusi mental (seperti yang tertulis di artikel tsb). Intinya adalah mengenai “attitude” pengunjungnya.

Saya ingin mengkaitkan artikel ini dengan Erasmus+, sudah siapkah kita untuk Erasmus+? (yang intinya terkait “attitude” dari calon aplikannya)

—————-

Dalam acara Destination Europe yang saya hadiri minggu lalu, saya berada di kursi penonton.

Bagi yang belum baca liputannya, bisa cek di:

https://emundus.wordpress.com/2014/10/19/talkshow-beasiswa-di-destination-europe-2014/

https://emundus.wordpress.com/2014/10/20/talkshow-beasiswa-di-destination-europe-2014-bagian-2/

Nah, di depan saya,  ada seorang penonton lainnya yang dengan sangat serius dan bersemangat menyimak talkshow. Saking semangatnya, kadang dia bisa tiba2 gebrak meja dan berceloteh sendiri.

Misal saja ketika sang narasumber bercerita “kuliah di Eropa itu sangat menyenangkan karena …”, mendadak dia berteriak “yesss, I want thatttt”. Atau ketika sang narasumber bilang “disarankan belajar bahasa dulu …”, dia gebrak meja, lalu dengan tampang sedih berceloteh “ya gimana gue belajar bahasa, ini aja kuliah masih begini begitu …” (ngedumel).

Pada sesi pertanyaan juga, ada pengunjung yang bertanya “apa sih syaratnya supaya bisa dapat beasiswa, minimal IPK berapa, apply kemana, dll” – pertanyaan klasik yang sering sekali ditanyakan dari waktu ke waktu.

Saya berpikir, dari waktu ke waktu, pameran ke pameran, tahun ke tahun, EHEF pertama sampai EHEF kesekian di 2014 ini, bagaimana caranya bisa menggugah para calon aplikan beasiswa Erasmus+, supaya kita bisa “move on”.

“Move on” dalam artian (inginnya saya), mari kita sudahi pertanyaan-pertanyaan pemula (informasi ada di ujung jari anda, cuma butuh sedikit Googling), keluh kesah yang tidak membawa kita kemanapun, semangat semu menggebu2 yang muncul saat event lalu melempem setelahnya.. Instead, kita bergerak maju.. Letakkan angan-anganmu, mimpimu, visimu, tujuanmu, cita-citamu pada sesuatu yang lebih konkrit yang mungkin bisa membawamu meraih kuliah (dan tentunya jalan-jalan) di Eropa.

Sebab itu, di EHEF Jakarta 8-9 November nanti, yang tinggal 2 minggu lagi, selain ada presentasi dari berbagai lembaga pendidikan dan beasiswa di ruang presentasi, ada juga konsep baru yang disebut “panggung alumni”. Per saat ini, saya masih meminta dari pihak panitia untuk rancangan ruangan dan layout-nya seperti apa. Dengan harapan, panggung alumni ini bisa digunakan secara maksimal, untuk lebih berinteraksi antara calon aplikan dengan alumni, untuk hal-hal yang lebih konkrit, apakah itu pembahasan mengenai bagaimana menulis motivation letter, bagaimana survive di negeri orang, trik khusus untuk berkuliah di Eropa, maupun hal-hal lainnya.

Sebab itu, saran anda semua sangat penting supaya apa yang kami (para alumni) rancang untuk EHEF nanti bisa memenuhi kebutuhan anda.

https://emundus.wordpress.com/2014/10/20/ehef-2014-jakarta-panggung-alumni/

Selamat menikmati hari Minggu.

Follow me on twitter @emundusme

ikea

Talkshow beasiswa di Destination Europe 2014 – Bagian 1

Sehubungan dengan acara Destination Europe 2014, pada hari pertama penyelenggaraannya, 18 Oktober 2014, diadakan ada talkshow mengenai “Jalan-jalan ke Eropa secara gratis, dengan beasiswa”, dimana 6 orang penerima beasiswa berbagi cerita.

Sebagai nara sumber, dihadirkan para “jejawa” penerima beasiswa dari Erasmus Mundus (yang saat ini namanya berubah menjadi Erasmus+), Stuned, DAAD, Chevening, Kementerian, dan pemerintah Italia.

IMG_6389

(Dari kiri ke kanan)

Kedua orang berbaju kuning gonjreng tersebut adalah Yuanita dan Anggara yang menjadi MC untuk talkshow ini. Keduanya pernah mendapatkan beasiswa Erasmus Mundus. Selama masa studinya, Anggara sudah berkeliling ke 12 negara Eropa !! Kalau penasaran, silahkan lihat temukan foto jalan2nya di Facebook Anggara.

Selanjutnya ada Mbak Helena yang adalah perwakilan beasiswa Chevening. Namun ternyata sebelum Chevening, beliau juga pernah mendapatkan beasiswa dari Stuned !!

Selanjutnya, ada Rama (DAAD), dilanjutkan dengan dua orang mas-mas: Idfi dan Garry, masing-masing dari beasiswa Pemerintah Italia dan STUNED. Lalu di ujung, ada Eva (Erasmus Mundus) dan Dita (Kementerian). Rekor Anggara yang mengunjungi 12 negara ternyata dikalahkan oleh Eva yang sudah mengunjungi 22 negara !!

Berikut adalah key points dari talkshow kemarin yang dibagi per topik.

Pembahasaannya ditulis ulang, tidak persis dengan apa yang mereka katakan, tetapi maknanya tidak diubah (sesuai penangkapan saya).

——————-

1. Apply beasiswa itu susah ga sih?

Eva: “Point pentingnya adalah bagaimana “menjual” kualifikasi kita ke pihak pemberi beasiswa. IPK bisa sama, tetapi motivation letter bisa menjadi penentu.”

Dita: “Untuk beasiswa Kementerian, salah satu syaratnya adalah membuat jurnal ilmiah.”

Helena: “Untuk kuliah di UK, level bahasa Inggris yang diperlukan cenderung tinggi dibandingkan dengan negara Eropa lainnya. Namun, untuk mendapatkan skor TOEFL/IELTS yang tinggi, bisa kita usahakan.”

“Rintangannya biasanya berasal dari dalam diri. Menentukan pilihan bidang mana yang mau diambil, fokus mempelajari bidang yang diminati, membuat motivation letter/personal statement (butuh ketekunan, proofread berulang kali, dll), minta surat rekomendasi (harus hubungi dosen, balik ke kampus, dll) bisa menjadi barrier untuk mengajukan aplikasi beasiswa.”

“Kebanyakan orang biasanya terpacu ketika pameran pendidikan, ambil flyer banyak, brosur banyak, tanya sana sini. Tetapi setelah beberapa waktu, motivasinya mulai kendor, dan akhirnya tidak meneruskan mimpinya.”

Rama: “Apply beasiswa itu tidak sulit. Jadikan rintangan sebagai tantangan” (bahasa motivator nih hehe..).

“Terdapat berbagai kualifikasi beasiswa, ada yang syaratnya tinggi, menengah, maupun tidak begitu tinggi. Pada intinya butuh kemauan untuk mencari informasi dan peluang yang tersedia.”

——————-

2. Pengalaman menarik apa yang didapat selama masa studi di Eropa? Dan bagaimana mengenai masalah bahasa selama di Eropa?

Idfi: “Saya memperoleh beasiswa untuk kursus bahasa Italia di kota Siena. Dari Internet, Siena itu adalah kota yang sangat indah. Namun, ketika saya tiba di kota Siena, hari sudah malam, gelap, dan keindahan kota tidak terlihat. Setelah menginap semalam menggunakan jaringan couchsurfing, keesokan paginya ketika saya membuka jendela, saya melihat kabut yang menutupi kota Siena yang indah seperti di foto-foto, mencium bau khas espresso Italia, dan melihat bangunan-bangunan jaman medieval yang melambungkan pikiran saya.”

Helena: “Saya kuliah di kota Cardiff, yang dekat dengan Wales. Di sana, orang2 setempat memiliki bahasa lokal yang sangat berbeda dari Bahasa Inggris.”

“Suatu hari saya berjalan-jalan di pasar setempat dan tertarik untuk membeli pancake strawberry. Si ibu penjual menyapa saya dengan ramah dan menanyakan (dalam Bahasa Inggris) apa yang saya ingin beli. Woww, pikir saya, saya aman karena ibu ini menggunakan Bahasa Inggris. Lalu, dengan hati-hati mengatakan ‘I want to have the strawberry pancake’. Namun, si ibu tidak mengerti apa yang saya ucapkan. Saya coba ulang lagi dengan pelafalan yang lebih hati-hati, sambil menunjuk-nunjuk ke kue yang saya maksud. Barulah si ibu mengerti dan berkata ‘Ooo, you want strawberry pancake’ dengan aksen ‘Brit’-nya  yang sangat kental (untuk aksen ‘Brit’, bayangkan saja kalau anda nonton film Harry Potter). Ternyata, miskomunikasi ini hanya gara-gara aksen saya yang American English !!”

Garry: “Untuk Belanda, 90% penduduknya bisa berbahasa Inggris. Program kuliah pun banyak yang berbahasa Inggris. Bahkan, bila berkunjung ke kota Rotterdam atau Eindhoven, kita bisa mendengar orang berbicara Bahasa Indonesia di tempat umum. Untuk makanan, merk2 mie instan, kecap, saos yang terkenal di Indonesia, bisa didapatkan di toko setempat.”

Rama: “Untuk Jerman, disarankan mencari program kuliah yang berbahasa Inggris. Karena, untuk memahami bahasa Jerman saja sudah sulit, apalagi kalau harus disambi kuliah. Mengambil kursus basic bahasa Jerman sebelum berangkat, sangat disarankan.”

“Kebanyakan orang Jerman tidak mau spontan berbicara Bahasa Inggris. Namun, ada triknya. Cobalah keluarkan kemampuan Bahasa Jerman anda sebaik2nya, walaupun cuma 1-2 kalimat. Nantinya ketika sudah mentok, baru katakan “Entschuldigung” (excuse me), nah biasanya nanti mereka akan coba berbicara dalam Bahasa Inggris.

Kemana saja?

2329935244_cdc56c7689

Beberapa email masuk ke saya menanyakan kemana saja, sudah sekian lama tidak aktif menulis lagi.
Beberapa email lainnya bahkan langsung ke sasaran, dalam artian menyertakan motivation letter untuk direview.

Well, singkat cerita selama 3 bulan terakhir (Juli-September), hampir setengahnya saya gunakan untuk perjalanan sehubungan dengan pekerjaan. Dan karena perjalanannya melibatkan kunjungan ke 2 negara yang masih mengharuskan visa (dengan proses yang cukup berliku-liku) bagi pemegang paspor Indonesia, maka di bulan Juni itu, saya kejar-kejaran dengan kedutaan supaya bisa dapat visa tepat waktu (karena aplikasinya satu per satu, tidak bisa paralel).

Ada beberapa pengalaman menarik yang saya dapatkan sepanjang perjalanan tsb, dan nanti satu per satu akan di-share.

Belakangan ini saya juga berpikir untuk mengubah blog ini ke arah penggunaan domain pribadi.
Bagi anda para pembaca, seharusnya tidak berdampak.
Bagi saya, saya akan lebih punya akses dalam pengaturan blog ini.
Hal ini masih sedang dipikirkan.

Anyway, hari ini, saya hadir di acara Destination Europe 2014 yang diadakan di Balai Kartini, Jakarta.
Acara yang meriah, menarik, dengan banyak kesempatan untuk mendapatkan suvenir dan hadiah dari negara-negara Eropa.

Dalam 2-3 minggu ke depan, juga akan ada EHEF yang kali ini akan diadakan di beberapa kota.
Dari tahun ke tahun, dari pihak alumni, kita selalu berusaha untuk meningkatkan kualitas informasi yang bisa kita berikan pada saat pameran berlangsung. Tahun ini, semoga ada sesuatu yang baru yang bisa kami berikan.

Besok saya akan tulis liputan talkshow hari ini mengenai “Jalan-jalan ke Eropa secara gratis, dengan beasiswa”, dimana 6 orang penerima beasiswa berbagi cerita. Tidak hanya penerima beasiswa dari Erasmus+ (Erasmus Mundus), tetapi hadir juga penerima beasiswa dari Stuned, DAAD, Chevening, Kementerian, dan pemerintah Italia.

Bagi yang follow Facebook “Erasmus Mundus Indonesia” bisa baca 3 liputan singkat dari saya untuk Destination Europe 2014 hari ini.

Selamat malam dan selamat beristirahat.
Sekian dulu update dari saya.

Terima kasih Malang

UB

Terima kasih bagi teman-teman di Malang yang sudah hadir dalam sesi sharing dan presentasi Erasmus+ di kampus UB yang megah, Sabtu kemarin.

Dari pertanyaan2nya, kelihatan kalau teman-teman ini sudah mempersiapkan diri sebelum datang ke acara ini.
Banyak pertanyaan2 unik yang diajukan, tidak sekedar “apa sih Erasmus+ ?”

Semoga ini adalah awal dari sebuah langkah kesuksesan untuk mendapatkan beasiswa (Erasmus+ ataupun beasiswa lainnya) di masa yang akan datang.

Terima kasih secara khusus untuk 2 orang mahasiswa UB: Ali Akbar Hakim yang menyediakan transportasi selama perjalanan di Malang sampai Batu, dan Dharu Feby Smaradhana yang menyediakan ruangan besar lengkap dengan semua kelengkapan yang dibutuhkan untuk acara.

Bagi yang tidak bisa hadir, berikut saya share-kan beberapa pertanyaan yang muncul dalam sesi ini.

(1) Bagaimana sistem evaluasi di EM, apakah ada target (nilai atau kredit) yang harus dicapai, dan apakah ada sanksi yang diberikan bila tidak mencapai target tsb?
Jawab:

  • Per saat ini, beberapa program memang menerapkan semacam “kontrak” kepada mahasiswa/i-nya, bahwa ada target tertentu yang harus dicapai dalam periode tertentu.
  • Hal ini dikarenakan pihak konsorsium pun harus bertanggung jawab mengenai penggunaan dana hibah yang sudah diberikan oleh Uni Eropa (jangan sampai beasiswa diberikan kepada mereka yang tidak niat kuliah atau malas-malasan).
  • Namun, harus dipahami bahwa karena mahasiswa/i-nya berasal dari berbagai negara dengan atar belakang “kecukupan” ilmu yang berbeda-beda pula, terkadang tidak mudah bagi mereka yang berasal dari negara dengan standar ilmu yang di bawah yang diharapkan, untuk mencapai target yang ditetapkan.
  • Pada akhirnya, apakah sanksi tersebut akan diterapkan/tidak, biasanya di-review secara case by case.

(2) Apakah ada kuota beasiswa untuk setiap negara?
Jawab:

  • Untuk kuota secara negara, Indonesia sayangnya tidak memiliki kuota khusus seperti Western Balkan
  • Sebab itu, aplikan asal Indonesia harus berjuang “keras” untuk bisa menang dalam kompetisi dengan aplikan dari negara lain.
  • Untuk kuota per program, dibatasi maksimal 2 orang dari negara yang sama per programnya. Dengan kata lain, kalau saat ini ada 132 program, maka jumlah maksimum mahasiswa/i Indonesia yang bisa diterima adalah 264 orang.
  • Informasi tambahan bisa refer ke penjelasan salah satu EMMC: http://postgrad.pe.uth.gr/emsep/index.php?option=com_content&view=article&id=83&Itemid=186&lang=en

(3) Terkait mobilitas, bagaimana kalau setelah kuliah di negara/universitas X, kita menginginkan supaya tidak pindah ke univ/negara lainnya (hanya studi di X saja)?
Jawab:

  • Mobilitas adalah sebuah konsep dasar EM (kuliah di minimal 2 negara/universitas).
  • Skema mobilitas sudah diutarakan di awal sejak pendaftaran (transparan).
  • Sebagai awardee beasiswa, yang sudah mendapatkan kesempatan untuk pendidikan yang lebih baik, rasanya sepantasnya kita mencoba untuk mengikuti semua aturan yang berlaku, apalagi yang memang sudah dinyatakan dari awal.
  • Dalam prakteknya, memang kasus seperti ini terjadi, terutama bila universitas tujuan berikutnya tidak “seindah” universitas sebelumnya. Jadi, bila memang hal ini terjadi, cobalah untuk sesegera mungkin bicara dengan koordinator program di univ tsb, untuk dicari solusi bersama yang baiknya seperti apa.

(4) Bagaimana langkah2 yang harus ditempuh supaya bisa masuk main list?
Jawab:

  • Lulus seleksi administrasi (ikuti semua petunjuk pendaftaran, jangan ada yang terlewat atau melanggar aturan)
  • Perhatikan kriteria seleksi penilaian (bila dinyatakan di website program). Misal: kalau mereka menekankan pengalaman riset, titik beratkan kualifikasi di situ.
  • Perhatikan penilaian kualitatif dan kuantitatif.
  • Kuantitatif adalah yang bersifat angka (misal: Indeks Prestasi, nilai TOEFL, ranking universitas asal), yang bisa dengan mudah dibadingkan antara satu aplikan dengan yang lainnya (misal: aplikan yang nilai TOEFLnya 600 tentunya lebih baik daripada yang nilainya hanya 500).
  • Kualitatif adalah aspek penilaian lainnya, misalkan: motivation letter, recommendation/reference letter, pengalaman riset, organisasi, dll; yang penilaiannya subjektif (tergantung apakah informasi yang diberikan, misal dalam motivation letter, bisa meyakinkan konsorsium bahwa anda adalah kandidat yang tepat).
  • Sebisa mungkin, baik kualitatif maupun kuantitatif harus sebaik2nya. Dalam artian, kalau saat ini anda masih di semester2 awal, belajarlah dengan baik supaya nilai kuantitatif anda juga baik. Banyak orang yang sudah di semester akhir, baru menyesal kenapa tidak belajar lebih giat dari dulu.

(5) Terkait reserve list, beasiswa lain apa yang bisa di-apply? (ditanyakan oleh salah satu peserta yang merupakan reserve list untuk IT4BI tahun ini)
Jawab:

(6) Apakah kalau tahun ini reserve list, status “acceptance”-nya bisa dibawa ke tahun berikutnya?
Jawab:

  • Coba konsultasikan dengan konsorsium, karena syarat diterima di EMMC itu lebih mudah dibandingkan mendapatkan beasiswa EM.
  • Secara administratif, ada kemungkinan akan disuruh apply lagi tahun depan.
  • Bila apply lagi, jangan menggunakan aplikasi yang sama. Pada aplikasi berikutnya, harus ada perubahan dan nilai tambah yang diberikan.

(7) Bagaimana dengan uang beasiswanya, apakah lancar?
Jawab:

  • So far sih lancar-lancar saja, hanya saja biasanya baru diberikan setelah kita buka rekening di negara EU (supaya mempermudah proses transfer, dan juga biaya transfer yang lebih kecila dibandingkan transfer internasional.)
  • Ada kemungkinan, untuk persiapan keberangkatan awal, harus ada modal awal dulu. Namun, bila hal ini dirasa akan membawa kesulitan, nanti bisa dinegosiasikan case by case. Point pentingnya adalah dapatkan dulu beasiswanya ya !!

(8) Seberapa berpengaruh essay/motivation letter dan recommendation/reference letter dalam mensukseskan aplikasi beasiswa?
Jawab:

  • Lihat lagi pembahasan di atas menjadi kualitatif dan kuantitatif.
  • Bila ada 2 aplikasi yang nilai kuantitatifnya sama, maka penentunya adalah aspek kualitatif ini.
  • Jadi, supaya aplikasi kita bisa “outstanding”, buatlah semua faktor kuantitatif dan kualitatif itu sebaik mungkin.

(9) Bila ada 10 pemberi rekomendasi, apakah akan membuat nilai sebuah aplikasi menjadi lebih bagus dibandingkan aplikasi lain yang pemberi rekomendasinya hanya 2?
Jawab:

  • Belum tentu, kalau konsorsium hanya minta 2 rekomendasi, tetapi anda kasih 10, bisa jadi malah tidak lolos syarat administrasi (saat pendaftaran saja sudah tidak tertib aturan, ada kemungkinan kalau diberi beasiswa nanti malah bisa menimbulkan masalah dalam perkuliahan)
  • Bila memang ada 10 orang pemberi rekomendasi, pilih 2 yang paling bagus. Sisanya bisa anda “simpan” untuk apply beasiswa lainnya (jadi, punya stok pemberi rekomendasi).

(10) Bagaimana mengenai tugas akhir, apakah ada tugas akhir di tiap universitas?
Jawab:

  • Jawabannya ada di course structure, di program yang anda minati (baca baik2).
  • Pada umumnya tugas akhir/thesis cuma 1, tetapi disupervisi oleh beberapa akademisi dari universitas yang pernah dikunjungi.

(11) Bila diterima EM, apakah ada birokrasi tertentu yang harus dijalani (lapor ke siapa, daftar diri kemana, dll)?
Jawab:

  • Tidak ada.
  • Setiap tahun, Delegasi EU akan menyelenggarakan pre-departure. Untuk tahun ini akan diadakan pada 21 Juni 2014 di Jakarta. Acara ini pun sifatnya tidak mandatory, cuma sayang saja kalau tidak hadir 😉

(12) Bagaimana peran PPI dalam membantu mahasiswa EM yang akan datang ke Eropa?
Jawab:

  • PPI membantu mahasiswa/pelajar secara umum, tidak khusus untuk mahasiswa EM saja.
  • Tidak semua negara punya PPI yang aktif, tidak semua kota ada PPI-nya.
  • Dalam hal anda akan studi di tempat terpencil yang tidak ada PPI-nya, coba cari kontak orang Indonesia di sana, banyak2 bertanya dengan pihak “International Relations” dari univ yang dituju.
  • Beberapa univ menyadari akan kesulitan mahasiswa asing untuk “settling-in”, maka mereka bisa saja menugaskan mahasiswa lokal untuk membantu anda selama masa studi.

(13) Bagaimana bila masa studi leih dari periode normal (misal: harusnya 2 tahun, menjadi 3 tahun)?
Jawab:

  • Telat lulus adalah hal yang bisa saja terjadi.
  • Dalam hal beasiswa, tidak ada perpanjangan/tambahan.
  • Banyak mahasiswa yang hidup hemat untuk persiapan diri, kalau2 perlu perpanjangan di akhir masa studi.
  • Untuk tuition fee, biasanya ada kebijakan dari univ untuk memberi keringanan selama masa perpanjangan ini.

Ranking Reserve List EM 2014 Action 1

Berikut adalah ranking reserve list EM 2014, untuk Action 1.

strong_bench

Untuk alasan privasi, hanya inisial nama yang diberikan.

Contoh ([first name] / [last name] yang tercatat di konsorsium):

Irfan / Eka–> IE

Irfan / Eka Putra –> IE

Irfan Eka / Putra –> IP

Irfan Bachdim / Eka Putra –> IE

Apa yang bisa dilakukan reserve list?
https://emundus.wordpress.com/2014/05/31/slide-baru-untuk-malang/

————

EPMC = Erasmus Plus Masters Course
EPJD = Erasmus Plus Joint Doctorates

Master / Doctor Inisial Year of Birth Program Name Rank
EPJD RM 1989 algebra, Geometry and Number Theory Joint Doctorate 5
EPJD KP 1988 Environomical Pathways for Sustainable Energy Services 9
EPJD AL 1984 Environomical Pathways for Sustainable Energy Services 9
EPJD CK 1988 Erasmus Mundus Doctorate in Membrane Engineering 8
EPJD MS 1980 Erasmus Mundus Joint Doctorate in Fetal and Perinatal Medicine Fetalmed- PHD 15
EPJD NK 1981 European Doctorate in Economics Erasmus Mundus 5
EPJD S 1986 Extreme-ultraviolet and X-ray Training in Advanced Technologies for Interdisciplinary Cooperation 34
EPJD RH 1986 International Doctoral School in Functional Materials for Energy, Information Technology, and Health 5
EPJD BH 1991 NanoFar – European Doctorate in nanomedicine and pharmaceutical innovation 15
EPJD KL 1990 NanoFar – European Doctorate in nanomedicine and pharmaceutical innovation 18
EPJD BD 1979 Phoenix JDP Dynamics of Health and Welfare 8
EPMC FR 1989 Advanced Masters in Structural Analysis of Monuments and Historical Constructions 33
EPMC MB 1992 Advanced Masters in Structural Analysis of Monuments and Historical Constructions 91
EPMC OH 1990 Astrophysics 40
EPMC YS 1986 Astrophysics 43
EPMC UU 1988 BioHealth Computing EM 26
EPMC AU 1987 Choreomundus – International Master in Dance Knowledge, Practice and Heritage 33
EPMC DR 1991 Common European Master’s course in Biomedical Engineering 51
EPMC CC 1989 Computer Simulation For Science and engineering 18
EPMC KD 1987 Computer Simulation For Science and engineering 37
EPMC PW 1991 Data Mining & Knowledge Management 22
EPMC SM 1991 Data Mining & Knowledge Management 32
EPMC SS 1986 DOC NOMADS EMMC – exploring without borders-documentary filmdirecting LISBON-BUDAPEST-BRUSSELS 28
EPMC EN 1990 DOC NOMADS EMMC – exploring without borders-documentary filmdirecting LISBON-BUDAPEST-BRUSSELS 51
EPMC SE 1988 EMECC NURSING – Emergency and Critical Care Nursing 27
EPMC KT 1983 EMECC NURSING – Emergency and Critical Care Nursing 29
EPMC TT 1988 EMMC STEPS – Erasmus Mundus Master Course in Sustainable Transportation and Electrical Power Systems 35
EPMC LH 1985 Environomical Pathways for Sustainable Energy Systems 16
EPMC RB 1989 Environomical Pathways for Sustainable Energy Systems 25
EPMC NM 1990 Environomical Pathways for Sustainable Energy Systems 39
EPMC LS 1991 ERASMUS MUNDUS MASTER COURSE on MARITIME SPATIAL PLANNING 11
EPMC FN 1989 Erasmus Mundus Master in Chemical Innovation and Regulation 82
EPMC DP 1991 Erasmus mundus Master in Membrane Engineering 20
EPMC TA 1991 Erasmus Mundus Master in Nanoscience and Nanotechnology 24
EPMC ID 1990 Erasmus Mundus Master in Nanoscience and Nanotechnology 25
EPMC RB 1989 Erasmus Mundus Master in Nanoscience and Nanotechnology 27
EPMC NK 1994 Erasmus Mundus Master in Nanoscience and Nanotechnology 48
EPMC WW 1986 Erasmus Mundus Master in Quality in Analytical Laboratories 55
EPMC T 1991 ERASMUS MUNDUS MASTER OF SCIENCES ECODHYDROLOGY 8
EPMC KP 1988 Erasmus Mundus Master’s Course in TurbomacHinery aeRomechanic UniverSity Training 10
EPMC RA 1986 Erasmus Mundus Master’s Course in TurbomacHinery aeRomechanic UniverSity Training 20
EPMC LS 1981 Erasmus Mundus Masters in Special and Inclusive Education 9
EPMC AD 1988 Erasmus Mundus Masters in Special and Inclusive Education 56
EPMC CC 1992 Erasmus Mundus Masters in VIsion and roBOTics 46
EPMC GY 1989 Erasmus Mundus Masters Journalism, Media and Globalisation 30
EPMC JW 1981 Erasmus Mundus Masters Journalism, Media and Globalisation 44
EPMC TK 1980 Erasmus Mundus Masters Journalism, Media and Globalisation 57
EPMC MS 1984 Erasmus Mundus Masters Journalism, Media and Globalisation 129
EPMC SR 1988 Erasmus Mundus Masters Journalism, Media and Globalisation 148
EPMC TS 1985 Erasmus Mundus Masters Journalism, Media and Globalisation 163
EPMC VY 1989 Erasmus Mundus Masters Journalism, Media and Globalisation 164
EPMC GW 1981 Erasmus Mundus Masters Journalism, Media and Globalisation 184
EPMC NS 1989 ERASMUS MUNDUS Master’s programme in Industrial Ecology 22
EPMC MI 1992 Erasmus Mundus MSC Coastal and Marine Engineering and Management 9
EPMC AA 1991 Erasmus Mundus MSC Coastal and Marine Engineering and Management 18
EPMC JM 1990 Erasmus Mundus MSC Coastal and Marine Engineering and Management 19
EPMC YA 1989 Erasmus Mundus MSc in Dependable Software Systems 19
EPMC RF 1984 Erasmus Mundus MSc in Dependable Software Systems 33
EPMC UM 1988 Euro Hydroinformatics and Water Management 14
EPMC AN 1990 Euromaster on Theoretical Chemistry and Computational Modelling 9
EPMC HK 1992 Euromaster on Theoretical Chemistry and Computational Modelling 18
EPMC DN 1989 Euromaster on Theoretical Chemistry and Computational Modelling 35
EPMC WS 1990 Euromaster on Theoretical Chemistry and Computational Modelling 36
EPMC T 1985 European Education in Advanced Ship Design 39
EPMC HZ 1991 European joint masters in Management and Engineering of Environment and Energy 11
EPMC NG 1991 European joint masters in Management and Engineering of Environment and Energy 14
EPMC AT 1988 European joint masters in Management and Engineering of Environment and Energy 16
EPMC NS 1989 European joint masters in Management and Engineering of Environment and Energy 17
EPMC SP 1989 European joint masters in Management and Engineering of Environment and Energy 26
EPMC AE 1990 European joint masters in Management and Engineering of Environment and Energy 34
EPMC WK 1992 European joint masters in Management and Engineering of Environment and Energy 53
EPMC NS 1989 European joint masters in Management and Engineering of Environment and Energy 71
EPMC TM 1987 European joint masters in Management and Engineering of Environment and Energy 102
EPMC II 1990 European joint masters in Management and Engineering of Environment and Energy 116
EPMC SN 1988 European joint masters in Management and Engineering of Environment and Energy 127
EPMC RN 1990 European joint masters in Management and Engineering of Environment and Energy 133
EPMC GM 1986 European joint masters in Management and Engineering of Environment and Energy 138
EPMC AT 1992 European Master Embedded Computing Systems 18
EPMC IH 1992 European Master Embedded Computing Systems 48
EPMC RP 1993 European Master Food Identity 37
EPMC RW 1985 European Master in International Health 35
EPMC MC 1980 European Master in International Health 53
EPMC DK 1990 European Master in Law and Economics 112
EPMC MY 1982 European Master in Social Work with Families and Children 36
EPMC YC 1989 EUROPEAN MASTER IN TOURISM MANAGEMENT 15
EPMC RR 1983 EUROPEAN MASTER IN TOURISM MANAGEMENT 18
EPMC DH 1990 EUROPEAN MASTER IN TOURISM MANAGEMENT 34
EPMC IG 1974 EUROPEAN MASTER IN TOURISM MANAGEMENT 36
EPMC SS 1990 EUROPEAN MASTER IN TOURISM MANAGEMENT 44
EPMC PW 1988 EUROPEAN MASTER IN TOURISM MANAGEMENT 49
EPMC MS 1986 EUROPEAN MASTER IN TOURISM MANAGEMENT 59
EPMC AN 1991 European Master of Science of Viticulture and Enology 11
EPMC SS 1990 European Master programme in System Dynamics 29
EPMC LS 1981 European Masters in Lifelong Learning: Policy and Management 17
EPMC AR 1985 European Masters in Lifelong Learning: Policy and Management 28
EPMC SF 1991 European Masters in Lifelong Learning: Policy and Management 33
EPMC FS 1990 European Master’s Program in Computational Logic 4
EPMC AN 1992 European Master’s Program in Computational Logic 16
EPMC IH 1990 European Master’s Program in Computational Logic 31
EPMC PE 1988 European Master’s Program in Computational Logic 34
EPMC iM 1991 European Master’s Program in Computational Logic 35
EPMC SR 1988 EUROPUBHEALTH – European Public Health Master 18
EPMC SC 1992 Food Innovation and Product Design 8
EPMC ES 1990 Food Innovation and Product Design 9
EPMC CL 1990 Food Innovation and Product Design 12
EPMC nF 1988 Food Innovation and Product Design 20
EPMC IS 1992 Food Innovation and Product Design 50
EPMC TA 1990 Food of Life 10
EPMC SK 1988 Food of Life 27
EPMC MY 1982 GEMMA: Master´s Degree in Women´s and Gender Studies 49
EPMC CM 1992 German Literature in the European Middle Ages 9
EPMC AW 1990 German Literature in the European Middle Ages 15
EPMC AK 1982 Information Technologies for Business Intelligence 10
EPMC PW 1991 Information Technologies for Business Intelligence 12
EPMC M- 1991 Information Technologies for Business Intelligence 27
EPMC TA 1989 Information Technologies for Business Intelligence 39
EPMC PS 1991 International Master in Advanced Clay Science 13
EPMC DS 1990 International Master in Advanced Clay Science 16
EPMC JJ 1980 International Master in Early Childhood Education and Care 13
EPMC CP 1986 INTERNATIONAL MASTER IN INDUSTRIAL MANAGEMENT 8
EPMC NS 1989 INTERNATIONAL MASTER IN INDUSTRIAL MANAGEMENT 66
EPMC TA 1989 INTERNATIONAL MASTER IN INDUSTRIAL MANAGEMENT 67
EPMC AD 1988 INTERNATIONAL MASTER IN INDUSTRIAL MANAGEMENT 95
EPMC PS 1990 INTERNATIONAL MASTER IN INDUSTRIAL MANAGEMENT 111
EPMC ZM 1989 INTERNATIONAL MASTER IN INDUSTRIAL MANAGEMENT 112
EPMC FA 1990 INTERNATIONAL MASTER IN INDUSTRIAL MANAGEMENT 127
EPMC IR 1985 INTERNATIONAL MASTER IN INDUSTRIAL MANAGEMENT 145
EPMC RP 1991 INTERNATIONAL MASTER IN INDUSTRIAL MANAGEMENT 158
EPMC HS 1980 International Master in Quaternary and Prehistory Master International en Quaternaire et Préhistoire 6
EPMC MR 1985 International Master in Quaternary and Prehistory Master International en Quaternaire et Préhistoire 8
EPMC IS 1988 International Master in Service Engineering 20
EPMC HZ 1991 International Master of Science in Environmental Technology and Engineering 21
EPMC NI 1987 International Master of Science in Environmental Technology and Engineering 33
EPMC RE 2013 International Master of Science in Environmental Technology and Engineering 43
EPMC RA 1988 International Master of Science in Environmental Technology and Engineering 45
EPMC SP 1989 International Master of Science in Environmental Technology and Engineering 49
EPMC sN 1988 International Master of Science in Environmental Technology and Engineering 77
EPMC AT 2013 International Master of Science in Environmental Technology and Engineering 78
EPMC TA 1990 International Master of Science in Environmental Technology and Engineering 108
EPMC DA 1990 International Master of Science in Environmental Technology and Engineering 118
EPMC SS 1990 International Master of Science in Environmental Technology and Engineering 137
EPMC DC 1989 INTERNATIONAL MASTER OF SCIENCE IN RURAL DEVELOPMENT 128
EPMC WP 1981 INTERNATIONAL MASTER OF SCIENCE IN RURAL DEVELOPMENT 131
EPMC DA 1992 INTERNATIONAL MASTER OF SCIENCE IN RURAL DEVELOPMENT 137
EPMC MA 1981 INTERNATIONAL MASTER OF SCIENCE IN RURAL DEVELOPMENT 164
EPMC GH 1991 JEMES (Joint European Master in Environmental Studies – Cities & Sustainability) 7
EPMC YM 1982 Joint European Master in Comparative Local Development 11
EPMC WR 1988 Joint European Master Programme on Advanced Materials Science and Engineering 46
EPMC PD 1988 Joint International Master in Smart Systems Integration 97
EPMC SP 1990 Master Course in Georesources Engineering 23
EPMC AG 1984 Master in Forensic Science 12
EPMC RP 1990 Master in Forensic Science 22
EPMC TM 1987 Master in Forensic Science 23
EPMC MS 1988 Master in Forensic Science 25
EPMC ML 1985 Master in Forensic Science 44
EPMC BT 1988 Master in Forensic Science 99
EPMC R 1988 MASTER IN MATERIAL SCIENCE EXPLORING EUROPEAN LARGE SCALE FACILITIES 41
EPMC GD 1989 MASTER IN MATERIAL SCIENCE EXPLORING EUROPEAN LARGE SCALE FACILITIES 64
EPMC NR 1991 MASTER IN MATERIAL SCIENCE EXPLORING EUROPEAN LARGE SCALE FACILITIES 71
EPMC RW 1990 MASTER IN MATERIAL SCIENCE EXPLORING EUROPEAN LARGE SCALE FACILITIES 72
EPMC DD 199 MASTER IN MATERIAL SCIENCE EXPLORING EUROPEAN LARGE SCALE FACILITIES 108
EPMC AR 1989 MASTER IN MATERIAL SCIENCE EXPLORING EUROPEAN LARGE SCALE FACILITIES 135
EPMC RM 1992 MASTER IN MATERIAL SCIENCE EXPLORING EUROPEAN LARGE SCALE FACILITIES 136
EPMC GA 1989 Master in Materials for Energy Storage and Conversion 31
EPMC ET 1989 Master in Photonics Engineering, Nanophotonics and Biophotonics 17
EPMC ET 1989 Master in Photonics Engineering, Nanophotonics and Biophotonics 18
EPMC MM 1991 Master in Photonics Engineering, Nanophotonics and Biophotonics 83
EPMC BT 1990 Master in Work, Organizational and Personnel Psychology 11
EPMC AJ 1989 Master in Work, Organizational and Personnel Psychology 27
EPMC DW 1986 Master in Work, Organizational and Personnel Psychology 28
EPMC AS 1992 Master in Work, Organizational and Personnel Psychology 40
EPMC VI 1988 Master in Work, Organizational and Personnel Psychology 48
EPMC MA 1992 Master in Work, Organizational and Personnel Psychology 50
EPMC MA 1989 Master in Work, Organizational and Personnel Psychology 70
EPMC WA 1991 Master of Science in European Forestry 10
EPMC MW 1981 Master of Science in European Forestry 11
EPMC KR 1989 Master of Science in Research on Information and
Communication Technologies
11
EPMC IA 1988 Master of Science in Research on Information and
Communication Technologies
54
EPMC MA 1988 Master of Science in Research on Information and
Communication Technologies
66
EPMC BA 1992 Master’s Course – Economic Policies in the age of Globalisation : knowledge, finance and development 59
EPMC TI 1989 Masters in Earthquake Engineering and Engineering Seismology 34
EPMC BY 1990 Masters in Earthquake Engineering and Engineering Seismology 44
EPMC DH 1988 Masters in Strategic Project Management (European) 47
EPMC CL 1990 MathMods – Mathematical Modelling in Engineering: Theory, Numerics, Applications 10
EPMC MF 1990 MathMods – Mathematical Modelling in Engineering: Theory, Numerics, Applications 27
EPMC TT 1988 MathMods – Mathematical Modelling in Engineering: Theory, Numerics, Applications 34
EPMC YY 1990 MathMods – Mathematical Modelling in Engineering: Theory, Numerics, Applications 36
EPMC AW 1990 MathMods – Mathematical Modelling in Engineering: Theory, Numerics, Applications 37
EPMC RY 1986 MathMods – Mathematical Modelling in Engineering: Theory, Numerics, Applications 60
EPMC MA 1987 Mundus MAPP – Erasmus Mundus Masters Program in Public Policy 81
EPMC RP 1986 Mundus MAPP – Erasmus Mundus Masters Program in Public Policy 94
EPMC RT 1985 Mundus MAPP – Erasmus Mundus Masters Program in Public Policy 122
EPMC MS 1977 Mundus MAPP – Erasmus Mundus Masters Program in Public Policy 182
EPMC AW 1986 MUNDUS URBANO Master of Science in International Cooperation and Urban Development 20
EPMC RK 1990 MUNDUS URBANO Master of Science in International Cooperation and Urban Development 69
EPMC RW 1985 MUNDUS URBANO Master of Science in International Cooperation and Urban Development 72
EPMC AZ 1989 MUNDUS URBANO Master of Science in International Cooperation and Urban Development 98
EPMC FR 1989 MUNDUS URBANO Master of Science in International Cooperation and Urban Development 110
EPMC RD 1988 MUNDUS URBANO Master of Science in International Cooperation and Urban Development 123
EPMC FR 1990 MUNDUS URBANO Master of Science in International Cooperation and Urban Development 129
EPMC YR 1990 NORDSECMOB-Master’s programme in Security and Mobile Computing 14
EPMC DS 1989 NORDSECMOB-Master’s programme in Security and Mobile Computing 28
EPMC PW 1990 PERvasive Computing & COMmunications for sustainable development 20
EPMC GA 1988 Public Health in Disasters 52
EPMC MA 1981 SEFOTECH.NUT EUROPEAN MSC IN FOOD SCIENCE, TECHNOLOGY AND NUTRITION 7
EPMC N- 1991 SEFOTECH.NUT EUROPEAN MSC IN FOOD SCIENCE, TECHNOLOGY AND NUTRITION 20
EPMC AF 1990 SEFOTECH.NUT EUROPEAN MSC IN FOOD SCIENCE, TECHNOLOGY AND NUTRITION 30
EPMC IN 1985 SEFOTECH.NUT EUROPEAN MSC IN FOOD SCIENCE, TECHNOLOGY AND NUTRITION 31
EPMC WS 1989 SERP-Chem : International Master in Surface, Electro, Radiation, Photo – Chemistry 25
EPMC HW 1993 SpaceMaster-Joint European Master in Science and Technology 6
EPMC GW 1986 SpaceMaster-Joint European Master in Science and Technology 51
EPMC MR 1989 Sustainable Constructions under Natural Hazards and Catastrophic Events 26
EPMC AA 1991 Sustainable Constructions under Natural Hazards and Catastrophic Events 39
EPMC GG 1981 Sustainable Constructions under Natural Hazards and Catastrophic Events 50
EPMC RF 1986 Sustainable Constructions under Natural Hazards and Catastrophic Events 56
EPMC RU 1990 Sustainable Constructions under Natural Hazards and Catastrophic Events 71
EPMC PD 1991 Sustainable Constructions under Natural Hazards and Catastrophic Events 75
EPMC RK 1984 TRANSCULTURAL EUROPEAN OUTDOOR STUDIES 17
EPMC HM 1992 TROPIMUNDO – Erasmus Mundus Masters Course in Tropical Biodiversity and Ecosystems 118
EPMC ZM 1978 TROPIMUNDO – Erasmus Mundus Masters Course in Tropical Biodiversity and Ecosystems 146
EPMC TS 1980 TROPIMUNDO – Erasmus Mundus Masters Course in Tropical Biodiversity and Ecosystems 167
EPMC AM 1987 TROPIMUNDO – Erasmus Mundus Masters Course in Tropical Biodiversity and Ecosystems 172

Catatan:

  1. List di atas adalah versi original dari Brussels yang sudah diinformasikan ke masing-masing konsorsium beberapa waktu yang lalu
  2. Setelah konsorsium mengkonfirmasi ke main list-nya, ada yang mengundurkan diri, sehingga ada aplikan yang tadinya ada di reserve list, per sekarang sudah ada di main list (paling tidak, ada 2 orang Indonesia yang tadinya di reserve list, per sekarang sudah confirm ke kami bahwa mereka sekarang di main list)
  3. Bagi yang merasa sudah masuk ke main list, mohon menghubungi saya di emundus.wordpress (at) gmail.com dengan menyertakan LOA/email konfirmasi dari konsorsium supaya bisa mendapatkan undangan pre-departure

Pengumuman EM 2014 Action 1

Berikut adalah para penerima EM 2014 (main list) untuk Action 1.

Here is your winner !

Untuk alasan privasi, hanya inisial nama yang diberikan.

Contoh ([first name] / [last name] yang tercatat di konsorsium):

Irfan / Eka–> IE

Irfan / Eka Putra –> IEP

Irfan Eka / Putra –> IEP

Irfan Bachdim / Eka Putra –> IBEP

Selamat bagi kalian, dan selamat menghadiri Pre Departure 2014 (undangan menyusul ke email masing-masing).

https://emundus.wordpress.com/2014/05/31/pre-departure-jakarta-21-juni-2014-jangan-kelewatan/

————

EPMC = Erasmus Plus Masters Course
EPJD = Erasmus Plus Joint Doctorates

Master / Doctor Inisial Year of Birth Program Name
EPJD AHR 1982 Forest and Nature for Society
EPJD BAJJ 1991 International Doctorate in Experimental Approaches to Language And Brain
EPJD MMA 1982 International doctorate in Quaternary and Prehistory
EPJD APP 1985 JOINT INTERNATIONAL DOCTORAL (PH.D) DEGREE IN LAW, SCIENCE AND TECHNOLOGY
EPMC HFF 1990 BioHealth Computing EM
EPMC SS 1988 Choreomundus – International Master in Dance Knowledge, Practice and Heritage
EPMC ZM 1992 Common European Master’s course in Biomedical Engineering
EPMC CE 1986 Erasmus Mundus Master in Quality in Analytical Laboratories
EPMC PW 1990 Erasmus Mundus Masters in VIsion and roBOTics
EPMC NG 1991 ERASMUS MUNDUS Master’s programme in Industrial Ecology
EPMC RA 1988 ERASMUS MUNDUS Master’s programme in Industrial Ecology
EPMC TH 1991 Euro Hydroinformatics and Water Management
EPMC RVL 1991 Euromaster on Theoretical Chemistry and Computational Modelling
EPMC RS 1990 Euromaster on Theoretical Chemistry and Computational Modelling
EPMC MPW 1990 European Education in Advanced Ship Design
EPMC DP 1991 European joint masters in Management and Engineering of Environment and Energy
EPMC AS 1989 European Master in Agricultural, Food and Environmental Policy Analysis
EPMC II 1986 European Master in Distributed Computing
EPMC ST 1991 European Master’s Program in Computational Logic
EPMC MAS 1994 EUROPEAN MSc in MARINE ENVIRONMENT AND RESOURCES
EPMC DAS 1990 Flood Risk Management
EPMC SM 1991 Information Technologies for Business Intelligence
EPMC RD 1986 International Masters in Russian, Central and East European Studies
EPMC PCM 1991 Master in Forensic Science
EPMC VK 1989 Master in Forensic Science
EPMC HMA 1985 Master of Science in Computational Mechanics
EPMC RI 1993 Master of Science in Research on Information and
Communication Technologies
EPMC SU 1986 Mundus MAPP – Erasmus Mundus Masters Program in Public Policy
EPMC MGH 1990 Research and Innovation in Higher Education
EPMC MR 1991 TROPIMUNDO – Erasmus Mundus Masters Course in Tropical Biodiversity and Ecosystems

Catatan:

  1. List di atas adalah versi original dari Brussels yang sudah diinformasikan ke masing-masing konsorsium beberapa waktu yang lalu
  2. Setelah konsorsium mengkonfirmasi ke main list-nya, ada yang mengundurkan diri, sehingga ada aplikan yang tadinya ada di reserve list, per sekarang sudah ada di main list (paling tidak, ada 2 orang Indonesia yang tadinya di reserve list, per sekarang sudah confirm ke kami bahwa mereka sekarang di main list)
  3. Bagi yang merasa masuk ke main list, tetapi inisialnya tidak terdaftar pada list di atas, mohon menghubungi saya di emundus.wordpress (at) gmail.com dengan menyertakan LOA/email konfirmasi dari konsorsium supaya bisa mendapatkan undangan pre-departure

Venue untuk acara Malang

venue

Refer ke:
https://emundus.wordpress.com/2014/05/31/sharing-session-malang-berubah-tanggalnya-ke-7-juni/

Akhirnya kita sudah mendapatkan tempat untuk acara ini:

Studio Gambar (SGB)
Gedung Teknik Mesin II, Lt 2
Universitas Brawijaya

Kapasitas: 50 orang ++

Terima kasih kepada Dharu dan Ali Akbar yang sudah bekerja sama untuk perijinan tempat ini.

Pre Departure –> Jakarta, 21 Juni 2014 (jangan kelewatan)

Bagi para awardee Action 1 maupun Action 2, pre-departure tahun ini akan diadakan tanggal 21 Juni 2014 di Jakarta.
Catat di agenda masing-masing.
This is a lifetime event that you don’t want to miss.

predep

Venue-nya akan berada di salah satu hotel yang terletak di pusat kota (bisa dicapai dengan banyak kendaraan umum, dan terletak di tepi jalur busway).

Pengumuman resmi akan dikirimkan segera oleh panitia acara pre-departure.

Bila sampai dengan 14 Juni, anda belum mendapatkan email undangan, bisa diberitahukan dengan berkomentar di bawah post ini.

Slide Baru untuk Malang

Berikut adalah cuplikan slide yang akan digunakan untuk sharing session di Malang.

siklus

(Refer ke slide di bawah)

Bagi yang sudah mendaftar, berhubung sekarang sudah akhir Mei, maka sebentar lagi nama-nama para awardee yang masuk ke main list sudah akan diumumkan secara resmi.

Bagi yang masuk reserve list, sambil terus berharap dan berdoa, bisa coba proaktif cari-cari kesempatan beasiswa lain yang bisa diapply. Darimana carinya?
1. Web universitas2 yang tergabung dalam konsorsium
2. Web lembaga pendidikan di negara letak universitas2 yang tergabung dalam konsorsium (misal: CampusFrance untuk Prancis, DAAD untuk Jerman, dll)
3. Cek peluang beasiswa lainnya yang pernah saya post di sini: https://emundus.wordpress.com/2014/05/15/other-courses-and-scholarships-in-europe-besides-erasmus-mundus/
4. Dan khusus untuk Indonesia, jangan lupa ada beasiswa LPDP !!

Tidak semua program baik hati memberikan “saran” bagi para reserve list-nya.
Salah satu yang baik adalah program FIPDes (saya attach screen capture-nya).

Sedangkan, bagi yang baru akan mendaftar, bulan ini adalah masa-masa persiapan untuk meningkatkan nilai Bahasa Inggris, mencicil translate dokumen dan legalisasi, mencoba mengarang motivation letter, menabung (misal: untuk kirim aplikasi, untuk biaya tes Bahasa Inggris)

mainlist

Sharing Session Malang –> berubah tanggalnya ke 7 Juni

plane

Refer ke posting ini: https://emundus.wordpress.com/2014/05/24/sharing-session-malang-dan-sekitarnya/
Perjalanan saya dimajukan tanggalnya ke 7 Juni (Sabtu depan).

—————
Mengenai tempat, masih dalam proses pengurusan perijinan di Universitas Brawijaya (UB).

Mengenai waktu, sesi sharing akan diadakan 11:30-13:00.
(Saya dijadwalkan landing jam 10:05, semoga tidak delay dan tidak macet ya dari airport ke UB).

Acaranya santai saja, diskusi, tanya jawab.
Sekitar 20-30 menit untuk presentasi, sisanya interaktif saja (semoga 1 jam cukup ya).

Supaya waktunya bisa efektif, sangat disarankan anda membaca dulu materi-materi yang tersedia di http://bit.ly/infoEM supaya tidak “blank” pada saat acara.

Catat pertanyaan-pertanyaan yang mengganjal, dan ajukan saat sesi tanya jawab (semoga saya bisa jawab).
Catatan: Background saya adalah beasiswa untuk EMMC (Action 1).

Mengenai brosur, sudah saya mintakan ke Delegasi EU, tetapi stok terakhir mereka terpakai habis di acara UGM minggu lalu. Anyway, semua materi ada di http://bit.ly/infoEM. Sekali-sekali kita mendukung “go green” yah.

—————

Bila ada info tambahan, akan saya infokan via WordPress ini.
Pastikan anda sudah subscribe (baca: https://emundus.wordpress.com/2014/05/03/email-subscription-jangan-ketinggalan-berita/)

Sampai ketemu di Malang !!

Sharing Session: Malang dan sekitarnya

Saya kebetulan akan ada di kota Batu, Malang pada Sabtu, 14 Juni Sabtu, 7 Juni.

malang_district_w400

Karena ada beberapa permintaan untuk sharing session Erasmus+ (Erasmus Mundus) di kota Malang, maka bagi yang berminat untuk hadir, mohon konfirmasinya dengan cara:

Menulis komentar di bawah artikel ini, dengan isi:
Nama, nama universitas, sudah lulus atau sedang semester berapa, beasiswa apa yang dicari (S2 atau S3)

Note:
Supaya adil, maka pendaftaran hanya diterima melalui jalur komentar di artikel WordPress ini. Tidak melalui email, FB, maupun media lainnya.

Pengumuman berikutnya akan disampaikan via email yang anda masukkan ketika mengisi komentar.
Pendaftaran dibuka untuk 20 orang pertama saja (kalau ternyata ada tempat yang lebih luas, akan saya update lagi).

Venue: to be decided (salah satu hotel di kota Batu –> nanti kita cari tempat kosong di sekitaran hotel)
Waktu: to be decided 4-6 sore

Note:
Bila ada yang berbaik hati mencarikan tempat yang lebih luas di kota Batu supaya yang hadir bisa lebih banyak, please mail me at emundus.wordpress (at) gmail.com

Update per 24 Mei, 15:22
Terima kasih kepada salah satu mahasiswa Unbraw, Ali Akbar Hakim dan Dharu, yang bersedia mengaturkan tempat di Unbraw dengan kapasitas 100 orang untuk acara sharing ini.

Bila ijin tempat bisa diperoleh, maka nanti kita pindah tempat ke Unbraw saja ya.
Untuk waktunya, saya akan landing di airport Malang sekitar jam 10.
Jadi mungkin kita akan mulai sekitar jam 11:30.

Pastinya nanti akan diupdate lagi ya.
(Saya pribadi juga masih mengatur ijin perjalanan dari sisi saya)

Terima kasih untuk antusiasmenya.

Released: Awardee Action 2 – LOTUS Unlimited

lotus

Selamat bagi mereka yang “inisialnya” tercantum di bawah ini

BA – 1 academic semester

HPK University of Göttingen
RPP University of Göttingen
NP University of Groningen
PSW University of Groningen
TAI University of Groningen
AA University of Limerick
AHP University of Limerick
MIP University of Limerick
RCA University of Limerick
CAS University of Porto

Degree MA – 2 academic years

DP University of Groningen
MS University of Groningen

Exchange Post-doc 6 months

NR Uppsala University

MA – 1 academic semester

DPT University of Groningen
INR University of Limerick
DYS University of Porto

MA – 2 academic semesters

NK University of Toulouse – Paul Sabatier III
FH Uppsala University

Staff 1 month

MM University of Groningen
NR University of Groningen
WR University of Groningen
HF University of Kent
SESL University of Limerick

 

Per kemarin, seharusnya anda sudah menerima email dari Ibu Destriani Nugroho.
Silahkan cek email anda.

Pengumuman Action 2 – LOTUS Unlimited

lotus

Saya baru saja dapat email “bocoran” dari konsorsiumnya LOTUS Unlimited.
Ada 23 nama yang tertera sebagai penerima beasiswa.

Saya masih meminta persetujuan mereka untuk mempublish list ini, dengan “inisial” (supaya privasi si penerima beasiswa bisa tetap terjaga).

Jadi, mohon sabar menunggu dulu ya.
Setelah dapat konfirmasi (semoga malam ini), akan saya publish listnya.

Kutipan dari email konsorsium:

  • Please note that the staff exchanges can choose to start their mobility at any time of the life duration of the project, so we do not know yet when most of them will start.
  • All other candidates need to start their mobility before December 2014.
  • A new call under the Lotus Unlimited project has been launched in the beginning of May, so we hope to have more candidates for the next academic year

.

Banner promosional baru Erasmus+ (Erasmus Mundus)

Berikut adalah banner promosional baru, yang akan mulai digunakan untuk pertama kalinya di acara European Week 2014 – UGM, Yogyakarta besok.

Banner ini diharapkan bisa memberikan “informasi awal” bagi mereka yang sama sekali awam mengenai Erasmus+ (Erasmus Mundus).

Jadi, kalau anda akan datang besok, dan masih belum tahu apa itu Erasmus+ (Erasmus Mundus), bisa coba baca informasi di banner ini.

Untuk mendownload banner yang ukurannya lebih besar (800 KB), silahkan klik pada banner di bawah ini (akan muncul banner yang ukurannya lebih besar).

bannerEM-preview

Setelah membaca dan ingin informasi lebih banyak, baca juga artikel ini:
https://emundus.wordpress.com/2014/05/19/additional-information-for-erasmus-mundus/

Rundown European Week 2014 – UGM, Yogyakarta

Berikut adalah rundown acara untuk hari Sabtu, 24 Mei 2014.

Ada bintang tamu yang sangat populer, yang akan hadir di acara ini, yaitu Ibu Destriani Nugroho, Project Officer dari Delegation of the European Union to Indonesia, Brunei Darussalam and ASEAN.

Ada beberapa student/alumni EM yang akan hadir pula, membantu menyebarkan informasi EM.
Pastikan tidak datang dengan kepala kosong.

Ajukan pertanyaan yang jelas, konkrit, dan detil.
Jangan pertanyaan kosong seperti “apa sih EM?”, “gimana cara daftarnya”, “beasiswa apa saja yang ditawarkan?”, “tips dan triknya gimana biar bisa diterima”

09.00 – 09.05: Opening MC
09.05 – 09.15: Musik Akustik
09.15 – 09.20: Stand Promotion IIS UGM
09.20 – 09.25: Stand Promotion INKA UGM
09.25 – 09.30: Stand Promotion LIP Yogyakarta
09.30 – 09.35: Stand Promotion Scandianvia Community
09.35 – 09.40: Stand Promotion Gongsin
09.40 – 09.45: Stand Promotion AIESEC
09.45 – 09.50: Stand Promotion Via Via
09.50 – 09.55: Stand Promotion Polyglot
09.55 – 10.00: MC dan Games
10.00 – 11.00: Kelas Bahasa Singkat bersama Polyglot*
11.00 – 11.20: Stand Promotion Uni Eropa dan Erasmus Mundus
11.20 – 11.40: Stand Promotion Erasmus Mundus
11.40 – 12.00: Stand Promotion Nuffic Neso
12.00 – 13.00: Break
13.00 – 13.10: Re-opening by MC and Music
13.10 – 15.00: Talkshow ‘Mengejar Mimpi ke Benua Biru’ oleh Hanum Salsabila Rais dan Drs. Muhadi
15.00 – 16.00: Closing

Rare opportunity: Facebook Chat with Brussels on Erasmus+ Scholarships

Rare opportunity: Facebook Chat with our Headquarters in Brussels on Erasmus+ Scholarships: on Wednesday, 21 May 2014 from 11:00-12:00 Central European Time (CET) – or around 16:00, Jakarta time.

fbchat

Join us for our upcoming #ErasmusPlusChat: Erasmus+ and the World

What opportunities are available for students, staff and institutions worldwide? Who can apply for what? How?

This is the subject of our next Facebook chat on 21 May from 11-12.00 CET.

Our expert panel will be ready to answer questions on the scholarships, degree programmes, capacity-building projects and more that will be available under the new programme.

RSVP now: https://www.facebook.com/events/453848164760068/

Additional Information for Erasmus Mundus

supporting-documents_kl2_01

Halaman ini didedikasikan untuk menyimpan materi-materi terkait Erasmus Mundus.
Jadi, halaman ini akan senantiasa di-update, bila ada perkembangan terbaru.

Brosur, presentasi, tips dan trik, dll akan disediakan link-nya di sini, supaya bisa diunduh oleh mereka yang membutuhkannya.

Program beasiswa yang ditawarkan

Material (brosur, presentasi, dll)

Materi lainnya

Presentasi Lainnya dari EU Scholarships Day