Kapan saatnya apply beasiswa? (SEKARANG)

Bagi anda yang sudah eligible, bulan-bulan ini adalah bulan yang tepat untuk mengajukan beasiswa Master degree Erasmus+.

Daftar lengkap programnya (ada 101 program yang ditawarkan untuk tahun ini) bisa ditemukan di:
https://eacea.ec.europa.eu/erasmus-plus/library/emjmd-catalogue_en


Bagaimana cara apply-nya?

  1. Dari daftar yang tersedia di atas, pilihlah program yang kira2 Anda minati
  2. Masuk ke websitenya, untuk membaca lebih dalam mengenai isi program tersebut secara lebih seksama

Supaya lebih relevan, langsung saja saya berikan contoh:

Misalkan saja, saya adalah seorang lulusan Ilmu Komputer, dan saya berminat untuk program “BDMA – Big Data Management and Analytics”.

Maka, langkah berikutnya, saya mengunjungi website BDMA, yaitu di http://bdma.univ-tours.fr/bdma/.

Di website ini, beragam informasi bisa ditemukan, misalnya:

  • Keunggulan BDMA (di sini)
  • Struktur mobilitas (akan kuliah dimana saja, selama menempuh program ini, di sini)
  • Gelar yang akan diperoleh, dan skema penilaian (di sini)
  • Kalender akademik (di sini)
  • Isi program (di sini)
  • Dan yang terpenting, prosedur pendaftaran (di sini)

Semoga cukup jelas sampai di sini. Intinya berbagai informasi penting mengenai beasiswa tersebut, ada di website program tersebut.

Jadi, segeralah bergegas, sebelum waktu pendaftaran berakhir !!

Semoga kita bisa ketemu di acara Pre-Departure 2017 !!

Bagi yang bisa hadir, jangan lupa ada rangkaian kegiatan EHEF, minggu depan (sudah dibahas di sini).

 

 

Advertisements

8 thoughts on “Kapan saatnya apply beasiswa? (SEKARANG)

  1. Kebetulan saya berminat apply BDMA periode ini. Saya lulusan univ swasta dan jika melihat applicaton manual BDMA (http://cs.ulb.ac.be/emundus/images/stories/provided_documents/bdma_application_manual.pdf), dicantumkan bahwa ijazah dari univ swasta perlu proof of validity (mandatory) dari Kementrian Pendidikan negara ybs. Yang saya tanyakan, masih perlukan surat keterangan tsb jika di dalam ijazah saya sudah ada keterangan “Berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional No xxx tanggal xxxx memberikan ijazah kepada” ? Mohon infonya, terimakasih

  2. hai min, saya baru baca beberapa jam yang lalu, tentang beasiswa yang mudah didapatkan. setelah baca” beberapa sponsor yang memberikan beasiswa, akhirnya saya ketemu dengan besiswa lotus poject ini.

    nah, yang saya tanyakan, bagaimana kalau saya ingin mendaftar dari target group 2 – action 2EM partnership, dan memilih jurusan teknik sipil. sepertinya tidak ada saya baca” diweb univ nya. atau sayanya yang kelilipan baca sampai terlewat bacanya. makasi ^_^

  3. Salam, Emundus.
    Saya Mitha yang kebetulan berminat di program baru erasmus mundus IDOH (Infectious Diseases and One Health). Saya sudah coba pahami semua ttg program tersebut di websitenya, tapi ada 1 yang saya bingungkan dari penjelasannya tentang Finance. Berikut penjelasan Finance dari websitenya:
    ————-
    For three intakes (2017, 2018, 2019) we have a total of 11 scholarships for students of Programme Countries and 33 for students of Partner Countries. In addition we have a total of 12 additional scholarships for students of Targeted Regions.

    The total cost of the IDOH programme can be estimated as below.

    Tuition fee €9,000 per year and €4,500 per year for EEA students (see Tuition fees section below)
    Living costs between €250 and €350 per month, depending on personal needs and location
    Accommodation costs from €250 upward (Tours), from €200 per month (Barcelona), from €400 upward (Edinburgh) per month
    Travel costs depend on distance
    Visa costs for non-EEA students
    For more information, see the websites of each university or the cost of living comparison site.

    Tuition fees

    The tuition fee for the IDOH programme covers all enrolment costs in all three universities, all classes and an insurance scheme. Other costs such as accommodation, living and travel costs and additional insurance are not included and should be covered by the students.
    ————-
    – Yang saya tanyakan adalah “Other costs such as accommodation, living and travel costs and additional insurance are not included and should be covered by the students.” ini maksudnya bagaimana ya? Bukankah scholarship ini juga mengcover accommodation, living and travel costs, visa costs, seperti yang telah dijelaskan paragraf sebelumnya? Apa mungkin maksudnya costs tersebut diberikan ke student, kemudian dia yg membayarkan sendiri? Mohon pencerahannya admin, supaya saya tidak salah interpretasi sebelum apply.

    – Oh iya, 1 pertanyaan lagi. Untuk syarat Proof of Place of Residence itu bisa diurus dimana ya biasanya? Mohon infonya juga, min.

    Terima kasih sebelumnya, Emundus.
    Salam.

    • Halo Mitha,

      Untuk pertanyaan pertama, bagian yang kamu quote “Other costs such as accommodation, living and travel costs and additional insurance are not included and should be covered by the students.”, konteksnya adalah membahas mengenai “tuition fee” (tentu saja tidak mencakup “accommodation, living and travel costs and additional insurance”).

      Mengenai scholarship-nya sendiri, as you said, mencakup semua.
      Quoted dari http://infectious-diseases-one-health.eu/
      “Over two years the total value of the scholarship is approximately €42,000. This includes the tuition fee of €9,000 per year. The remainder of the scholarship is paid to the student in monthly instalments. There may also be additional support for mobility and installation costs, allocated to the student yearly.”

      Apa mungkin maksudnya costs tersebut diberikan ke student, kemudian dia yg membayarkan sendiri?
      Ya, pengalaman saya demikian. Awalnya membayar tiket pesawat, visa (untuk beberapa negara, gratis lho) sendiri dulu. Baru nanti akan mendapatkan allowance di Eropa (sifatnya bukan reimbursement).

      Jadi, kalau refer ke penjelasan di atas: “The remainder of the scholarship is paid to the student in monthly instalments.” –> berarti dalam setahun kamu akan dapat sekitar €12,000 (ini digunakan untuk berbagai macam kebutuhan).

      Semoga bisa dimengerti jawabannya.

      ——————-

      Untuk pertanyaan kedua, bisa refer ke sini.
      https://emundus.wordpress.com/pertanyaan-umum/comment-page-1/#comment-14984

      • Terima kasih, Emundus untuk jawabannya diatas.
        Oh iya, saya mau menanyakan satu hal lagi tentang language requirement.
        Kalau misalnya IELTS saya hanya 6.0 dengan each band nya 6.0, sedangkan di persyaratannya 6.5 dengan minimal each band 6.0, apa mungkin ya ada peluang untuk saya?
        Apa saya tetap tidak eligible untuk mendaftar?
        Mengingat program erasmus yang akan saya daftar ini program baru tahun 2017, yang barangkali belum banyak yang mendaftar hehe.
        Mungkin ada pengalaman dari teman2 emundus yang bisa di share soal persyaratan IELTS yang tidak mencukupi persyaratan ini.
        Terima kasih lagi sebelumnya, Emundus.
        Salam.

      • Halo, tentunya dalam beberapa kasus, exception itu ada. Seperti yang kamu sudah analisa, mungkin belum banyak yang mendaftar (sehingga persaingan menjadi lebih terbatas).

        Saran saya, coba ngobrol2 dengan konsorsium saja dulu by email. Ceritakan minat, kualifikasi, dan kelebihan kamu, sambil mengutarakan mengenai masalah IELTS ini. Dengarkan saran mereka. Ada kalanya, mereka mungkin bisa berubah pikiran.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s