Another book ?

CRC-New-books-banner

Beberapa bulan yang lalu, dari hasil kumpul-kumpul dengan beberapa alumni Erasmus Mundus, ada wacana untuk menuangkan cerita dan pengalaman selama masa kuliah di Eropa ke dalam sebuah buku.

Konsepnya mungkin akan agak berbeda dari buku yang pernah diluncurkan sebelumnya (bisa refer ke https://emundus.wordpress.com/2011/07/18/beasiswa-erasmus-mundus-the-stories-behind/).

Namun, karena masih wacana, dan belum tahu akan diwujudkan atau tidak, maka berikut adalah salah satu kisah yang ingin saya share di dalam buku. Kisah berikut ini adalah salah satu cerita adalah mengenai peristiwa-peristiwa yang saya rasakan “ajaib” selama kuliah di Eropa.

Judul: Secangkir kopi untuk nilai A?

Your attitude, not your aptitude, determines your altitude (Zig Ziglar)

Di universitas saya di Italia, setiap pengajar memiliki preferensi masing-masing bagaimana mereka akan memberikan penilaian.

Bisa berdasarkan nilai absolut (misalkan nilai ujian di atas 90 dapat A, antara 80-90 dapat B, dst).
Bisa juga berdasarkan statistik kelas (misalkan 2% nilai terbaik di kelas dapat A, atau nilai rata-rata ditambah sekian deviasi dapat A).
Bisa juga gabungan keduanya, misalkan 2% nilai terbaik di kelas akan dapat A, asalkan nilai tersebut tidak kurang dari 80.

Ada salah satu mata kuliah yang materinya kurang saya sukai (kurang bisa saya pahami), menggunakan penilaian berbasis statistik.

Tantangan di kuliah ini bertambah, dengan adanya seseorang mahasiswa lokal di kelas, yang sangat pintar, cerdas, brilian, dan sering menanyakan pertanyaan yang sangat-sangat susah (susah dimengerti dan susah dijawab). Dia berpotensi merusak statistik nilai di kelas.

Namun, persaingan itu wajar dan alami, kita tidak bisa selalu menganggap diri kita yang paling hebat. Kalau orang lain memang lebih hebat, harus diakui dengan jujur, he/she deserves the credit.

Nah, menjelang akhir perkuliahan, entah bagaimana, si teman yang sangat pintar ini, yang biasanya akrab dengan para dosen, malah bertengkar dan adu mulut dengan dosen kuliah tersebut, hanya karena masalah absen. Diawali dengan beberapa kali datang telat ke kelas, teguran dari dosen yang tidak bisa dia terima, dan berakhir dengan adu mulut di antara keduanya di dalam kelas, yang menyebabkan teman saya itu diusir dari kelas.

Persis di sesi kuliah terakhir sebelum ujian, di saat kelas sedang break, tak disangka saya disapa oleh dosen ini. Entah bagaimana, beliau ingin membeli kopi di vending machine, tetapi tidak membawa kartu miliknya (catatan: seluruh pembayaran di universitas menggunakan kartu identitas yang berfungsi juga sebagai kartu prabayar). Jadi, dia meminjam kartu saya untuk membeli kopinya.

Dalam perjalanan kembali ke ruang kuliah, seorang teman bertanya, mengapa dosen tsb menghampiri saya. Sambil bercanda, saya mengatakan “Perhaps it’s a good sign, a coffee for an A”.

Dan siapa yang sangka, perkataan itu menjadi kenyataan.
Saat nilai diumumkan, saya bukan hanya dapat A, tetapi malah A+, satu-satunya di kelas.
(Sedikit bocoran, yang nantinya akan saya ceritakan lebih lengkap di buku, nilai A+ dari kuliah ini menjadi salah satu penentu di akhir masa kuliah, dimana saya bisa lulus dengan predikat “distinction“)

Apa lessons learnt dari kisah ini?

  1. Sepintar-pintarnya anda, kalau anda tidak menjaga attitude anda, maka bisa jadi anda tidak akan sampai ke altitude yang seharusnya menjadi hak anda.
  2. Tetaplah berusaha (belajar) sebaik-baiknya. Kopi mungkin merupakan faktor penolong (who knows?). Tetapi kalau jawaban ujian anda tidak tepat, rasanya tidak mungkin juga dapat nilai yang baik ya.
  3. Expect good things. Kalau saya menyerah di awal (dan belajar santai2 saja untuk kuliah ini) karena minder terhadap teman saya yang pintar itu, mungkin saya tidak akan bisa melalui ujian dengan baik.
  4. Selalu sediakan saldo yang cukup di kartu prabayar😉

5 thoughts on “Another book ?

  1. Saya ingin mengikuti program beadiswa Erasmus Mundus , mohon informasi persyaratan yg dibutuhkan, bagaimana caramendaftar dan mendapatkan formulir pendaftarannya.
    Terima kasih

    salam
    Marselina Tua

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s