Keep Dreaming, Keep Believing

Pagi ini, saya mendapatkan email notifikasi dari blog ini, yang membuat saya agak “merinding” membacanya.
Anyway, isi email ini adalah sesuatu yang menceriakan hari Jumat, 6 Desember ini.

Capture

Jadi, bagi anda yang terus berusaha, menempuh segala jalan, beasiswa tidak hanya Erasmus Mundus saja kok.
Tips2 yang ada di blog ini, bisa applicable juga untuk beasiswa lainnya.
Hal ini pernah saya tulis di https://emundus.wordpress.com/2013/02/08/beasiswa-tidak-cuma-erasmus-mundus/

Banyak sumber lain di luar sana, tidak cuma milis beasiswa.
Teruslah mengexplore kemungkinan2 yang ada, dan raihlah beasiswamu.

Screenshot_2013-12-06-07-00-50

12 thoughts on “Keep Dreaming, Keep Believing

  1. Hai semua,

    Wah terima kasih loh sampe dibikin catatan tersendiri gini.
    Buat teman2 pencari beasiswa, jangan pernah nyerah!
    Klo aplikasi kamu ditolak, segera periksa dan perbaiki kekurangannya.
    Manfaatkan segala teknologi dan media sosial untuk cari informasi sebanyak-banyaknya.
    Semua bahan aplikasi saya pelajari dari internet, termasuk otodidak materi2 tes IBT krn tidak ada kursusnya di kota saya.
    Saya sendiri melamar beasiswa sampe belasan kali. Semua beasiswa penuh yg saya memenuhi syarat pasti saya lamar… Hahaha…
    Penolakan terus menerus tentu bikin saya patah semangat dan ingin melupakan mimpi saya.
    Bahkan saya janji sama diri sendiri klo Chevening adalah beasiswa terakhir yg saya lamar.
    Siapa sangka justru yang terakhir ini yang saya dapat. Alhamdulillah
    I live my dream🙂

    Cheers,

    Sarah

    • Sarah, testimoni kamu ini semoga bisa menguatkan para pencari beasiswa lainnya.
      Harapan yang disertai dengan usaha keras, akhirnya berbuah manis juga kan.

      Saya dulu sebelum diterima EM, memang sudah memutuskan bahwa deadline saya mencari beasiswa adalah 2 tahun.
      Jadi kalau tahun 200x tersebut saya tidak dapat beasiswa, saya uda ga mau apply2 lagi deh.
      Karena dulu itu, masih harus kirim berkas, satu kali kirim bisa 200-300rb hanya untuk biaya kurir.
      Effortnya juga cukup besar harus menyambangi dosen minta recommendation letter, bikin surat2 tambahan, dsb.

      Eh, tak disangka, di saat sudah hampir deadline itu tiba, saya dapat beasiswanya..
      Kalo ga dapet kala itu, blog ini ga akan pernah ada hehe..

      Saya coba cek thread tanya jawabnya Sarah, ada 32 pertanyaan/komentar yang pernah dia berikan di blog ini, mulai May 2010..
      Ada yang saya jawab “panjang”, misal:
      https://emundus.wordpress.com/korespondensi/comment-page-1/#comment-2441
      https://emundus.wordpress.com/korespondensi/comment-page-1/#comment-2484

      Ada juga yang “seadanya”, misal:
      https://emundus.wordpress.com/korespondensi/comment-page-1/#comment-2456
      https://emundus.wordpress.com/korespondensi/comment-page-1/#comment-8675

      Anyway, Sarah tahan banting menghadapi komentar2 yang “seadanya” hehehe..

      • Sebatas komentar “seadanya” ga ada apa-apanya :p
        Tantangan justru dari pihak keluarga yang heran saya kok rela “buang2 duit” untuk sesuatu yang dianggap mustahil.
        Saya ingat dulu mau beli bb aja mikir ribuan kali.
        Giliran daftar IBT dan tiket pesawat, bisa langsung beli ga pake mikir sama sekali.
        Tapi ya namanya cita-cita jadi rela maksimal usahanya.
        Ga masalah berapa banyak uang dan tenaga yang dikeluarkan.
        Klo tercapai, Alhamdulillah. Klo engga, ya setidaknya saya sudah usaha. Ga akan ada penyesalan apa2 nantinya

  2. Saya jadi pengen cerita juga loh.
    Malah saya kasusnya berkebalikan dengan commentor yang ada di atas.
    Saya tahun ini benar2 fokus apply ke beasiswa pemerintah inggris, terus sambil menunggu saya apply beasiswa EM.
    Ternyata rejeki saya bukan di beasiswa yang pertama, malah yang EM.
    Jadi, jangan menutup mata dengan kesempatan lain yang berserakan di luar sana yo.🙂

    • Make your testimony, and send it to me.. (emundus dot wordpress at gmail.com)
      Pastinya akan menguatkan dan memotivasi mereka yang masih berjuang mendapatkan beasiswa😉

  3. There you go… Never stop dear emundus.😀
    N.E.V.E.R!
    Somebody somewhere need another ordinary hero🙂

    Oh and Sarah, thank you for letting emundus know this.😀 Thank you.

  4. terima kasih buat kakak-kakak yg senantiasa membntu kami utk mencpai mimpi seperti kalian…sy jd malu sendri utk menyerah pdhal bru beberpa kali gagal. sy mau apply lagi tahun ini doakan y mas n mbk2 smoga bsa menyentuh salju d langit eropa

  5. saya juga ingin berbagi,

    saya daftar beasiswa EM di dua program, yang satu gagal total, alias tidak diterima di program maupun beasiswa, sedangkan yang satunya diterima di program dan gagal di beasiswa. dengan LoA dari program EM tersebut, saya masukkan aplikasi ke beasiswa Stuned (karena kebetulan track program saya host di netherlands, dengan track UK dan Sweden. Alhamdulillah saya mendapat beasiswa Stuned, dengan program EM, dan saya satu-satunya beasiswa Stuned dengan program EM. saya sekarang sedang menempuh semester pertama di NL dan akan menjalani semester kedua di UK. Jadi, selain terus berusaha, yang jeli juga melihat peluang-peluang beasiswa🙂

  6. Mohon pencerahannya donk mba2 yg dah pengalaman dpt EM.. sy sendiri sedang apply saat ini.. klo utk paspor apakah bisa dikirim setelah tgl deadline?? atau memang harus berbarengan dengan dokumen2 lain? please help me..thanks before

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s