Motivation Letter #7: Paragraf Pertama – Bagaimana Merangkainya

Orchestrate-Facilitate
(Gambar diambil dari http://blog.mwpreston.net/)

How to orchestrate your writing?
Di bagian akhir posting terdahulu (refer to: https://emundus.wordpress.com/2013/11/02/motivation-letter-6-paragraf-pertama/), saya mengatakan mengenai ada 2 kemungkinan kapan motivation letter itu dibaca.

Ada 2 kemungkinan:
1) Motivation letter adalah dokumen yang dibaca pertama
2) Motivation letter adalah dokumen yang dibaca kemudian (misal: setelah baca CV)

Untuk kemungkinan pertama, maka akan sangat baik kalau paragraf pertama bisa memberikan sedikit gambaran “inti” mengenai semua hal yang dicantumkan pada paragraf2 berikutnya. Ingat, gambaran inti berarti hal yang penting-penting saja. Kalaupun anda juara nasional matematika di SD, tetapi kalau di motivation letter anda lebih cerita mengenai pengalaman riset, pengalaman kerja, maka tidak usah cantumkan pernah jadi juara nasional. Prestasi tersebut dicantumkan di CV saja.

Untuk kemungkinan kedua, anda sebenarnya lebih enak, bisa langsung menyoroti ke hal-hal yang mau anda jual. Ruang untuk “menjual” diri akan lebih luas (note: seringkali jumlah kata/halaman dibatasi).

Masalahnya, kita tidak pernah tahu apakah kita akan dapat kondisi pertama atau kedua. Bisa saja, sekalipun kita sering komunikasi dengan profesor A di universitas A1 (sehingga kita kirim motivation letter dengan cara penulisan kedua), tetapi yang me-review adalah profesor lainnya di univ tsb, atau malah profesor lainnya di univ lain (ingat, dalam penyelenggaraan EM, ada konsorsium, yang terdiri dari perwakilan bbrp universitas, minimal 3 universitas).

Sebab itu, cara paling aman adalah dengan cara penulisan pertama. Kalau orang yang me-review sudah membaca CV kita, sudah tahu siapa kita (karena sering korespondensi), at least paragraf pertama ini bisa menjadi refreshment untuk dia, supaya memorinya tidak ketukar dengan orang lain (siapa tahu dia korespondensi dengan banyak orang).
————-

Next issue, bagaimana pemilihan kata/kalimat untuk paragraf pertama.
Untuk mudahnya, saya berikan dua contoh ilustrasi di bawah ini:

Classic:
My name is XXX, I’m a Bachelor of XXX, graduating from university of XXX in Indonesia, with GPA XXX in the scale of XXX. During my study, I learn about X1, X2, X3, where I’m so much interested in learning X1 in a higher level since … In relation to my interest, I have attended important trainings and certifications such as … I was surprised when knowing that this year Erasmus Mundus had a Master Course program for XXX which is very matched to my interest. Therefore, I would like to apply for this XXX program.

Starting with quotation:
A famous philosopher said “what doesn’t kill you makes you stronger”. This statement strengthened me when I faced difficult moment in my study few years ago. My parents’ business was suddenly bankrupt and we had much debt to the bank. I was in the middle of college at that time and I had to fight to work while study, to be able to self-funding. However, it’s through those difficult moments, here I am standing now as a Bachelor of XXX, graduating from university of XXX in Indonesia, with GPA XXX in the scale of XXX (cum laude). Now that I know that Erasmus Mundus has a program in XXX, I am interested to apply because …

Yang mana yang lebih bagus?
Itu penilaian masing2 orang.
Baik si penulis, maupun si pembaca.
Yang penting adalah perangkaian kalimat yang tepat, pemilihan kata, dan aliran ide yang menyambung satu dengan lainnya.

Selamat mencoba !!

5 thoughts on “Motivation Letter #7: Paragraf Pertama – Bagaimana Merangkainya

  1. Kalau statement of purposenya maksimal 350 kata, apakah perlu menyebutkan mengenai background education, atau langsung saja masuk ke esperience atau alasan yang related sama program yang dipilih?

    • Prioritas pertama tentunya mengenai kecocokan anda dengan program tsb, apa yang membuat anda harus dipilih, apa kualifikasi anda, dsb.
      Mulai dari situ dulu.
      Kalau masih ada space, baru pikirkan ditambahkan mengenai hal2 lainnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s