Motivation Letter #2: Apakah harus 1 lembar?

writing

 

 

Salah satu pengunjung blog ini menanyakan hal demikian “motivation letter yang baik itu apakah mesti berlembar-lembar? atau 1 lembar tapi to the point?”.

Kalau menurut saya pribadi, secara dasar, motivation letter yang baik adalah motivation letter yang memenuhi kriteria yang diharapkan oleh konsorsiumnya.

Ada bbrp contoh sbb (saya coba random pick saja dari bbrp program EMMC).

 

1. ASTROMUNDUS

astroDi sini, konsorsium ASTROMUNDUS hanya memberi 1 kriteria, yaitu jumlah halaman.

Jadi, apapun isi motivation letter itu, pastikan jangan lewat 1 halaman.

Dan tolong diingat juga:

* Jangan “memaksakan” diri (karena cuma boleh 1 halaman, sedangkan yang mau ditulis banyak, maka font dibuat ukuran kecil, margin halaman ditarik sampai pojok).

* Jangan memburu/memaksa konsorsium dengan pertanyaan yang terlalu “njelimet” mengenai berapa sih margin halamannya, ukuran fontnya, jenis fontnya, spacingnya, dll. Bukannya tidak boleh klarifikasi, tetapi lihat2 situasi saja, kalau kira2 konsorsium tidak terlalu “se-njelimet” itu, tidak usah paksa mereka untuk menjawab. Gunakan common sense saja, misal: margin standar MS Word (atau program pengolah kata lainnya), kertas A4, font TNR atau Arial, ukuran 11 atau 12.

 

2. EMSD

EMSD

 

Di EMSD, disebutkan apa isi motivation letter yang di-expect oleh konsorsium, tetapi jumlah halamannya tidak disebutkan.

Nah kalau yang seperti ini, jangan kebablasan juga buat sampai 10 halaman. Common sense sih menurut saya pribadi, sekitar 1-1.5 halaman. Kenapa sih banyak yang bilang lebih baik 1 halaman? Pertimbangannya sbb:

* Konsorsium itu terima banyak sekali aplikasi, bayangkan kalau motivation letternya panjang2, akan sangat melelahkan pembacanya

* Detail mengenai diri anda kan sebenarnya sudah tergambar di dokumen2 lainnya (CV, transkrip, ijazah, dll). Jadi motivation letter ini jangan disalah gunakan. Menurut saya, tujuan utama motivation letter bukanlah untuk men-summary kualifikasi anda (walaupun boleh juga disertakan), tetapi untuk memberikan hal2 yang tidak terlihat di dokumen lainnya.

* Misalnya apa? Salah satu teman saya, bilang begini di motivation letternya, dia ada motivasi tambahan tertarik mengambil program tsb karena almarhum ayahnya punya cita-cita kuliah di Eropa tetapi tidak pernah kesampaian sampai akhir hayatnya. Nah, sebagai anak tertua, dia punya keinginan luhur untuk mewujudkan cita-cita ayahnya. Motivasi seperti ini mungkin tidak  terkait ke akademik, tetapi kalau perangkaian kata2nya tepat, bisa jadi anda dapat beasiswa EM seperti teman saya ini.

 

3. EMM NANO

nano

Di EMM NANO malah tidak ada kriteria sama sekali.

Kalau yang seperti ini, anda memang harus akrobatik sendiri mencari2 kira2 apa sih yang dicari konsorsium dari motivation letter.

Coba gabungkan saja saran2 dari contoh 1 dan 2 di atas.

 

Semoga berguna dan selamat mencoba.

 

3 thoughts on “Motivation Letter #2: Apakah harus 1 lembar?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s