Erasmus Mundus scholarship

Quality and Excellence in European Higher Education

Motivation Letter #9: Belajar dari Tokyo Metro

Posted by emundus on November 10, 2013

TokyoSubwayMap3
Gambar diambil dari Google (lupa link persisnya dimana)

Dalam membuat motivation letter, seringkali dijumpai constraint atau pembatasan seperti: maksimal 1 halaman, maksimal 700 kata, dsb. Pembatasan seperti ini sebenarnya adalah kesempatan anda untuk menunjukkan apakah anda orang yang bisa membuat prioritas dari semua kelebihan anda.

Minggu lalu, dalam beberapa hari perjalanan dinas di Tokyo, saya melihat inspirasi baru untuk mengilustrasikan konsep limited space, unlimited creativity ini. Cek gambar berikut:

315x500_ac
Gambar diambil dari http://snapguide.com/

Gambar di atas ditempel di dinding2 Tokyo Metro subway (kereta bawah tanah).
Seorang kolega saya yang berkebangsaan Jepang berkata demikian “now you see Japan, so many information to be packed in such size of paper”.
Coba perhatikan, ada informasi apa saja dalam poster tersebut:

  • Di sisi kiri, dari atas ke bawah, ada nama stasiun yang akan dilalui
  • Di paling kiri (fotonya terpotong), ada informasi berapa menit mencapai stasiun tsb
  • Kotak2 bernomor 1 sampai 6 adalah nomor gerbong
  • Di setiap stasiun, diinformasikan letak pintu keluar, pintu transfer ke “line” lain, terhadap posisi gerbong –> jadi, sebelum naik, penumpang bisa memutuskan, gerbong nomor berapa yang lebih efisien untuk dia naiki
  • Ada color codes berwarna merah muda, hijau, dan biru yang saya belum tahu maknanya (saya sedang tanyakan ke kolega saya)

Anyway, dari contoh ini, bisa kita lihat, bukan saja informasinya yang lengkap dan bermanfaat, tetapi penyajiannya pun mudah dimengerti, bahkan bagi first-timer seperti saya (improvement pointnya adalah: harus ada versi Bahasa Inggrisnya ;)).

Kalau anda bisa buat motivation letter anda seperti demikian, singkat padat, dengan penyajian yang jelas, you make your way closer to Erasmus Mundus scholarship.

Semoga menambah inspirasi.

———————-

Informasi tambahan tentang Tokyo Metro (hanya bagi yang tertarik saja):

About these ads

3 Responses to “Motivation Letter #9: Belajar dari Tokyo Metro”

  1. uly uly said

    Salam Kenal,

    Terimakasih buat blog -nya yang sangat memotivasi. Saya ingin bertanya, kalau bawa keluarga kira-kira biayanya cukupkah dari beasiswa yang diberikan? Apakah ada rekan-rekan penerima beasiswa EM yang membawa serta keluarganya selama study di Eropa?

    Terimakasih & Salam, Uly

    Date: Sun, 10 Nov 2013 03:23:56 +0000 To: uly_85@live.com

    • emundus said

      Cukup atau tidaknya, tergantung gaya hidup, berapa jumlah keluarga yang mau dibawa, dan negara/kota mana yang dituju.
      Jadi, tidak mudah untuk digeneralisasi, karena kota yang satu dengan yang lain, biaya hidupnya dan tingkat kesulitannya bisa berbeda2.

      Dari pengalaman beberapa teman, ada kok yang membawa serta keluarganya.

  2. […] Motivation Letter #9: Belajar dari Tokyo Metro November 10, 2013 […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,381 other followers

%d bloggers like this: